Putrinya Ikut Demo Tolak RUU KUHP, Ini Cerita Sang Ayah yang Beri Restu

Datariau.com
783 view
Putrinya Ikut Demo Tolak RUU KUHP, Ini Cerita Sang Ayah yang Beri Restu
Demo mahasiswa tolak RUU KUHP. Foto: Robby BernardiDemo mahasiswa tolak RUU KUHP. Foto: Robby Bernardi/Detik.com

DATARIAU.COM - Aksi demonstrasi mahasiswa yang menolak RUU KUHP dan RUU KPK yang terjadi pada Senin dan Selasa kemarin masih jadi perbincangan. Unjuk rasa yang dilakukan oleh para mahasiswa ini tentunya tak lepas dari dukungan dan restu orangtua yang memberikan izin mereka untuk ikut demo.

Momen para ayah yang memberikan restu anaknya untuk ikut berorasi ini pun jadi perhatian di media sosial. Beberapa dari mereka mendukung dan bangga buah hatinya bisa ikut unjuk rasa sebagai aksi protes demi keadilan serta memperbaiki sistem pemerintahan yang dianggap tengah carut marut.

Salah satunya seperti dilakukan oleh seorang ayah bernama Nanang Supriyatna yang memberikan izin dan dukungan untuk putrinya, Annisa Salsabila dalam aksi demo mahasiswa menolak RUU KUHP 2019. Melalui aplikasi Whatsapp sang putri meminta izin untuk turun ke jalanan sebagai suara rakyat yang mengungkapkan aspirasinya bersama teman-teman mahasiswa lainnya.

"98 masa awal reformasi saya juga pernah demo. Saya pikir anak saya mengalami hal yang sama, punya idealisme ingin ada perbaikan, dan saya meyakini dia bisa jaga diri," ungkap Nanang saat dihubungi Wolipop, Rabu (25/9/2019).

"Nggak ada pesan khusus. Hati-hati saja. Jaga diri dan jangan merusak," imbuhnya

Awalnya Nanang tidak khawatir tentang putrinya karena demo berlangsung khidmat. Namun, saat pemberitaan menyebutkan demo ricuh, pria yang berprofesi sebagai Human Resources Departement di perusahaan media ini mulai merasa tidak tenang.

"Cuma begitu lepas maghrib baru merasa khawatir. Menjelang sekitar jam 8 malam liat IG story menunjukkan posisi di stasiun palmerah, saya agak tenang. Tapi sepertinya saya percaya kalau aparat tidak akan tega berbuat represif terhadap perempuan. Alhamdulillah jelang tengah malam udah pulang," terangnya.

Nanang pun berharap yang terbaik untuk Rancangan Undang-undang Kitab Undang-undang Hukum Pidana. Menurutnya dengan aksi demo yang dilakukan mahasiswa ini bisa membuat pemerintah mengkaji lagi.

"Harapan yang terbaik buat RUU KUHP. Dengan dibatalkan ada kajian lagi yang lebih mendalam. Memberi keadilan buat semua orang termasuk perempuan. Libatkan lebih banyak lagi akademisi dan sivitas kampus. Sosialisasikan dengan baik," jelasnya. (*)

Editor
: Redaksi
Sumber
: https://wolipop.detik.com/entertainment-news/d-4721986/cerita-ayah-yang-beri-restu-putrinya-ikut-demo-tolak-ruu-kuhp.
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)