Pilot Batik Air yang Terjerat Kasus Narkoba Berstatus PNS

Ruslan
961 view
Pilot Batik Air yang Terjerat Kasus Narkoba Berstatus PNS
Barang bukti dari pilot nyabu (Foto: Dok. Polda Metro Jaya)

JAKARTA, datariau.com - Pilot Batik Air yang tertangkap karena kasus narkoba juga berstatus PNS di Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub. Pelaku berinisal BC bekerja sebagai penguji pilot maskapai penerbangan.

"Peran dari BC yang PNS Kemenhub, dia ini penguji simulator dan kemudian sebgai real flight. Di sana ada selain uji simulator juga ada uji teori. Kalau ada yang masuk ke suatu maskapai dia yang nguji," kata Kabid Humas Polda Metro Kombes Argo Yuwono di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (5/8/2018).

BC ditangkap bersama pilot maskapai Bangladesh berinisial GS di lapangan parkir Halim Perdanakusuma, pada Kamis (2/8). Argo menambahkan BC mendapat sabu dari ketika GS mencari dan memperbarui lisensi penerbangan

"Tersangka ini yang menentukan lulus apa tidaknya uji simulator dan uji real flight pilot," jelasnya.

Argo menjelaskan polisi berhasil menyita 0,8 gram sabu dan beberapa alat hisap dari tangan ternyata. Dari pengakuan, GS mendapat sabu dari orang berinisial G.

"Dia awalnya beli 2 gram dari DPO G, dia sempat pakai juga, dari 2 gram itu tinggal 0,8 gram," terangnya.

Sebelumnya, pilot Batik Air dan pilot maskapai di Bangladesh ditangkap karena mengonsumsi sabu. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka.

"Tersangka GSH pilot Regent, maskapai Bangladesh dan BC, PNS Departemen Perhubungan Udara di BKO pilot Batik Air," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/8).

Barang bukti yang disita, 1 buah klip bening berisi sabu dengan berat bruto 0,8 gram, dua handphone dan beberapa alat isap. 

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: detik.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)