Pantau Harimau di Kampar, Tiga Kamera Dipasang

datariau.com
1.053 view
Pantau Harimau di Kampar, Tiga Kamera Dipasang

PEKANBARU, datariau.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memasang tiga kamera trap/jebak di lokasi penampakan Harimau Sumatera di Desa Koto Tuo, XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar. Langkah itu dilakukan menyusul tidak disentuhnya umpan anjing yang diletakkan di lokasi ditemukan jejak harimau tersebut.

Kepala Bidang KSDA Wilayah II, Heru Sutmantoro, mengatakan, dirinya sudah bertemu dengan Kepala Desa/Wali Koto Tuo untuk membahas tindak lanjut penanganan harimau. "Setelah pemasangan umpan tidak berhasil, maka akan dipasang tiga kamera trap," ujar Heru, Senin (16/7/2018).

Heru berharap dengan pemasangan kamera trap  dapat mendokumentasikan Harimau Sumatera yang melintas. Dengan begitu akan dapat diketahui jenis kelamin dan perkiraan umur harimau itu.

Heru juga meminta kepada warga untuk menjaga kamera trap tersebut. Pasalnya, kamera akan beroperasi selama lebih kurang satu bulan.

"Apabila kamera trap berhasil mendokumentasikan Harimau Sumatera maka akan diambil tindakan lebih lanjut. Misalnya penghalauan atau penggiringan ke habitatnya yang paling memungkinkan untuk menjauhi pemukiman warga," jelas Heru.

Harimau Sumatera atau Panthera Tigris Sumatrae terlihat di kebun masyarakat di Desa Koto Tuo, belum lama ini. Untuk memastikan keberadaan "kucing" besar itu, tim Quick Response BBKSDA Riau  turun ke lokasi.

Dari hasil pemeriksaan lapangan dilakukan pada  kebun karet masyarakat, tim  yang didampingi  perangkat desa menemukan jejak yang diduga jejak harimau. Tim juga melakukan pengecekan di tempat lain yang menurut saksi, dijumpai harimau tapi tim tidak menemukan adanya jejak hewan yang juga disebut Datuk itu.

Untuk mengantisipasi terjadinya hal tak diinginkan, BBKSDA melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan memberitahu tata cara serta tindakan darurat yang dilakukan jika bertemu harimau. Tim bekerja sama dengan aparat desa untuk bersama-sama membantu memberi ketenangan kepada masyarakat dan menimalisir keresahan masyarakat.

Tim juga meminta ke aparat desa setempat  untuk memastikan keberadaan harimau tersebut dan menyarankan aparat desa untuk menyiapkan umpan di lokasi yang dijumpai harimau.

Sumber
: Cakaplah.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)