Jatuh ke Aliran Sungai Siak, ABK Tug Boat Noah VIII Hingga Saat Ini Belum Ditemukan

Hermansyah
2.388 view
Jatuh ke Aliran Sungai Siak, ABK Tug Boat Noah VIII Hingga Saat Ini Belum Ditemukan
Kapal Tug Boat Noah VIII bersandar di Tambatan atau Pelabuhan Rasau Kuning.

SIAK, datariau.com - Peristiwa terjatuhnya anak buah kapal (ABK) sempat terjadi pada beberapa waktu lalu di Pelabuhan PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Perawang. Peristiwa inipun kembali terulang menimpa seorang ABK Kapal Tug Boat Noah VIII yang jatuh di aliran dalam sungai Siak.

Terjatuhnya ABK sekaligus diketahui sebagai juru masak di Kapal Tug Boat Noah VIII ini menurut informasi sebelumnya setelah bersandar pada Tambatan (Pelabuhan) Rasau Kuning Pinang Sebatang Timur Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Riau, Jumat (1/11/2019) sekira pukul 08.00 WIB.

Kemudian Kapal Tug Boat Noah VIII yang membawa tongkang bermuatan batu kapur itu saat bersandar, dibelakang tongkang bersama para pekerja lainnya sedang memperbaiki Dapra bagian depan kapal Tug Boat tersebut sekira pukul 08.30 WIB. 

Pada saat bekerja, salah satu pekerja mendengar suara seperti benda berat terjatuh ke dalam aliran sungai Siak. Selanjutnya pekerja lain memerintahkan agar melihat sumber suara itu. Setelah dicek arah belakang kanan kapal, ternyata pekerja bernama Abdul Hamid (46) pun tidak berada ditempat, justru terjatuh ke sungai dengan posisi telungkup tampak bagian kepala.

"Saat kejadian itu pekerja lain hanya melihat bagian kepala atas, kemudian salah satu pekerja membangunkan kapten kapal lagi tertidur dan memberitahu bahwa ada yang terjatuh," kata Kapolsek Tualang Kompol Pribadi SH melalui Kasat Reskrim Polsek Tualang Ipda Ichsan SH, Jumat (1/11/2019) sekira pukul 22.01 WIB.

Selanjutnya, saat mendapatkan informasi dari pekerja lain, jelas Ichsan, kapten kapal Tug Boat Noah VIII langsung terbangun dan mengumpulkan seluruh pekerja yang berada dikapal. Setelah berkumpul ternyata salah satu ABK bernama Abdul Hamid (46) tidak berada ditempat.

"Dimana yang bersangkutan sebelumnya sedang istrahat (tidur) lalu memerintahkan anggota untuk menghidupkan mesin kapal dan mengejar korban dengan kapal Tug Boat Noah VIII ini. Akan tetapi karena arus aliran sungai Siak sangat deras sehingga korban tidak dapat dikejar," jelasnya.

Atas peristiwa ini, kata Ichsan lagi, kejadian pada siang hari, Jumat (1/11/2019) itu, Tim Gabungan Basarnas dan Unit Reskrim Polsek Tualang bersama Bhabinkamtibmas Kampung Pinang Sebatang Timur masih melakukan pencarian korban hingga malam hari.

"Hingga malam ini dilakukan pencarian korban, namun belum dapat ditemukan. Dan untuk pencarian terhadap korban ini selanjutnya, Basarnas akan melanjutkan pencarian pada esok hari, Sabtu (2/11/2019) sekira pukul 07.00 WIB," imbuhnya.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Redaksi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)