Jasad ABK Tug Boat Ditemukan Siang Hari Berjarak 30 Meter dari Awal Jatuhnya Korban

Hermansyah
2.144 view
Jasad ABK Tug Boat Ditemukan Siang Hari Berjarak 30 Meter dari Awal Jatuhnya Korban
Jadad ABK yang terjatuh dan tenggelam telah ditemukan Tim SAR Gabungan.

SIAK, datariau.com - Anak buah kapal (ABK) Tug Boat Noah VIII yang terjatuh dan akhirnya tenggelam di peraiaran sungai Siak Pinang Sebatang Timur Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Riau, Jumat (1/11/2019) kemarin. Ditemukan Tim Sar Gabungan pada Sabtu (2/11/2019) sekura pukul 12.15 WIB.

Sebelumnya telah dilakukan pencarian terhadap jasad korban ABK Tug Boat Noah VIII yang terjatuh di Tambatan Rasau Kuning kemarin, hingga malam hari oleh Tim Sar Gabungan, namun tidak ditemukan keberadaan jasad korban ABK bernama Abdul Hamid (46) tersebut.

Kemudian Tim SAR Gabungan Basarnas bersama Tim Opsnal Polsek Tualang berinisiatif menghentikan pencarian korban. Selanjutnya dilakukan pencarian berikutnya pada Sabtu (2/11/2019) sekira pukul 07.00 WIB hingga pukul 12.15 WIB. 

Dan siang harinya pukul 12.15 WIB, Tim Gabungan SAR akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya korban dengan posisi mengambang lebih kurang berjarak 30 meter dari TKP jatuhnya korban tersebut.

"Hingga malam hari dilakukan pencarian korban, namun belum dapat ditemukan. Maka pencarian korban pun dihentikan dan akan dilanjut pada Sabtu (2/11/2019) pagi. Melakukan pencarian ulang bersama Tim Gabungan SAR, Kru dan ABK Kapal Tug Boat Noah III pun terus dilakukan saat itu," kata Kapolsek Tualang Kompol Pribadi SH melalui Kasi Huma Polsek Tualang Aipda Jonas Pakpahan, Sabtu (2/11/2019) siang.

Pencarian korban bersama Tim Gabungan SAR, Tim Opsnal Polsek Tualang, masyarakat setempat dan pekerja Kapal Tug Boat Noah VIII beserta Kapten, kata Jonas, terus melakukan pencarian terhadap korban Abdul Hamid (46) dan sekira pukul 12.00 WIB, Kapten Kapal Tug Boat Noal VIII melihat adanya mayat mengapung.

"Jasad korban ABK ditemukan tepat dibelakang kapal jarak kurang lebih 30 meter dari tempat korban terjatuh. Dimana saat itu kapten memberitahukan agen pengurus kapal yang mana turut ikut mencari keberadaan mayat tersebut," jelasnya.

Setelah mayat itu diketahui merupakan ABK bernama Abdul Hamid (46) yang hilang lebih kurang selama 28 jam lamanya, jelas Jonas, untuk kemudian di evakuasi. Setelah di evakuasi selanjutnya jasad korban dibawa ke RSUD Perawang kilometer 9 Kampung Perawang Barat Kecamatan Tualang untuk otopsi atau visum.

"Korban ditemukan mengambang dibelakang kapal dengan jarak 30 meter dari tempat kejadian. Saat ini Polsek Tualang masih menunggu pengurus dan keluarga korban dalam perjalanan menuju Perawang. Dari hasil pemeriksaan Luar dokter saat visum tidak ditemukan tanda tanda kekerasan terhadap tubuh korban," imbuhnya.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Redaksi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)