Harga TBS Sawit Semakin Anjlok, Petani Kebun di Inhu Menjerit

Ruslan
1.323 view
Harga TBS Sawit Semakin Anjlok, Petani Kebun di Inhu Menjerit
Rolijan
Foto: Petani panen buah kelapa sawit.

INDRAGIRI HULU, datariau.com - Harga Tandan Buah Segar TBS kelapa sawit sejak beberapa waktu terakhir semakin anjlok. Kondisi tersebut membuat masyarakat petani sawit swadaya di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau menjerit.

Salah seorang petani sawit swadaya H Zubir Salam kepada datariau.com Jumat (6/10/2018) mengatakan, kondisi yang dialami petani sawit swadaya di Kecamatan Batang Cinaku, Inhu saat ini sangat memprihatinkan. Harga TBS yang di jual ke Pabrik Kelapa Sawit PKS terus anjlok. 

Tahun 2016 sampai 2017, petani masih belum mengalami kesulitan ekonomi seperti sekarang. Sebab tahun 2016 harga TBS masih berada di posisi Rp1.800 per kilogram. Sementara tahun 2017, harga TBS meski turun namun masih berada diposisi Rp1.500 per kilogram.

Tetapi tahun ini, setelah Idul Fitri lalu, harga TBS anjlok sampai Rp1.040 per kilogram. Sementara harga kebutuhan pokok malah kian meroket. Bila harga TBS swadaya masyarakat dijual ke tengkulak memang masih Rp900 per kilogram, tapi dibandingkan harga TBS dijual ke PKS yang hanya Rp1.040, secara hitung hitungnya sama saja.

"Sebab kalau TBS dijual kepada tengkulak dengan harga Rp 900 per kilogram, petani tidak harus mengeluarkan dana angkutan. Sedangkan bila dijual ke PKS, tentunya akan ada dana transportasi," katanya.

Untuk itu, Zubir meminta peran aktif pemerintah mencarikan solusi agar petani sawit tidak mengalami kondisi lebih buruk lagi, akibat tidak seimbangannya pengeluaran dengan pemasukan. Sebab, saat harga sawit anjlok, harga pupuk malah tidak menurun, ujarnya.

Penulis
: Rolijan
Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: datariau.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)