Ditemukan Didalam Bungker, 4 ABK GB Maju Lancar Diduga Tewas Kehabisan Oksigen di Pelabuhan KITB Buton Siak

Hermansyah
1.101 view
Ditemukan Didalam Bungker, 4 ABK GB Maju Lancar Diduga Tewas Kehabisan Oksigen di Pelabuhan KITB Buton Siak
4 ABK GB Maju Lancar tewas didalam bungker diduga kehabisan oksigen.

SIAK, datariau.com - Empat orang Anak Buah Kapal (ABK)ditemukan tewas didalan bungker Kapal GB Maju Lancar di Pelabuhan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) Kampung Sei Rawa Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak Riau, Jumat (19/4/2019) sekira pukul 11.00 WIB.

Diduga tewasnya empat orang ABK GB Maju Lancar ini dikarenakan kehabisan oksigen dan keracunan. Pada hari Jumat 19 April 2019 sekira pukul 09.45 WIB, korban bernama Fahrudin (42) masuk ke lobang tongkang bertujuan untuk menguras air yang ada didalam pinggir tongkang dengan menggunakan pompa celup.

Dikarenakan ia tidak mampu bekerja sendirian lalu memanggil Indra Maulana (23) untuk membantunya. Namun, dirasa masih belum mampu maka Fahrudin coba memanggil Muhammad Ishak (35) untuk ikut membantunya.

Selanjutnya, tidak kunjung muncul dan belum selesai menguras air tersebut maka Toto Kuswanto (43) merasa curiga lalu turun ke dalam pinggir tongkang dan melihat tiga orang ABK dalam keadaan pingsan. Ia berusaha menolong Indra Maulana dengan menekan dada, tidak lama kemudian ia pun ikut pingsan.

Lebih kurang 10 menit kemudian, ia kembali tersadar, selanjutnya Indra Bayu (30) ikut turun untuk membantu. Namun, pada saat turun ia pun ikut pingsan didalam tepat dipinggir tongkang tersebut. Toto Kiswanto pun langsung naik keatas karena telah mulai sulit untuk bernafas, ia pun meminta bantuan kepada orang yang berada disekitar tongkang.

"Dugaan sementara ini penyebab kematiannya adalah karena faktor kehabisan udara (oksigen) dan keracunan udara," jelas Kapolres Siak AKBP Ahmad David SIK melalui rilis group Pers Crime Siak, Sabtu (20/4/2019).

Selanjutnya pada pukul 15.00 WIB, telah dilaksanakan oleh BPBD dan Damkar Siak, dan para korban pun berhasil di evakuasi pada pukul 16.30 WIB, kemudian dibawa ke RSUD Kabupaten Siak.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)