Diduga Dijebol Pelaku Pencurian, Tumpahan Minyak Milik BOB PT BSP Cemari Sungai Lukut Perawang Siak

Hermansyah
2.386 view
Diduga Dijebol Pelaku Pencurian, Tumpahan Minyak Milik BOB PT BSP Cemari Sungai Lukut Perawang Siak
Pipa minyak BOB PT BSP dijebol pelaku pencurian saat ditinjau di lokasi oleh pihak perusahaan.

SIAK, datariau.com - Pipa minyak milik BOB PT Bumi Siak Pusako (BSP) Pertamina Hulu Kabupaten Siak Riau dengan cara menjebol line pipa yang dilakukan oleh diduga pelaku pencurian beberapa waktu lalu.

Mengakibatkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Lukut Kampung Perawang Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak tersebut ikut terkontaminasi (tercemari) oleh ulah diduga pelaku pencurian, Ahad (26/5/2019) pagi.

Kemudian akibat ulah pelaku pencurian minyak dengan modus membuat sambungan pipa secara ilegal terjadi pada jalur pipa di PKM 15.800, Daerah Lukut Kecamatan Tualang Kabupaten Siak tersebut.

Peristiwa yang diketahui mulai sejak Sabtu (25/5/2019) dini hari, kemudian ditangani sejak pertama kali diketahui oleh perusahaan itu.

Petugas pun mulai melakukan penanganan terhadap tumpahan minyak yang merembes pada sekitaran lokasi kebocoran. Upaya itu untuk meminimalisir dampak kebocoran terhadap lingkungan sekitar.

Dari pantauan awak media di lokasi kejadian, Ahad (26/5/2019) pagi, terlihat beberapa orang pekerja menyisir TKP dan mendapati selang hydrant pemadam kebakaran lebih kurang sepanjang 300 meter yang diduga digunakan sebagai peralatan para pelaku yang tertinggal di lokasi tersebut.

Hydrant milik pelaku yang diduga digunakan untuk menarik (menyalin) minyak ketempat penampungan (mobil tanki). Sekurity perusahaan tampak mengamankan TKP dan melarang awak media untuk mengambil gambar.

Menurut keterangan warga setempat beberapa hari sebelum diketahuinya petugas perusahaan, terlihat mobil tanki parkir pada salah satu rumah yang terletak tidak jauh dari pipa minyak yang jebol diduga pelaku waktu itu.

"Aku ada beberapa kali nengok mobil tanki berhenti di depan rumah itu, lampu mobil mati, lampu rumah itu pun juga mati," kata warga yang enggan disebutkan nama tersebut kepada awak media, Ahad (26/5/2019) pagi.

General Manager BOB PT BSP Pertamina Hulu, Riry Wurestya Hady menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh terduga pelaku yang tidak bertanggungjawab ini. Negara juga sangat dirugikan akibat Oil Losses. 

Sebab, selain kehilangan minyak, fasilitas negara juga dirusak oleh pelaku. Kejadian ini juga berdampak terhadap pencemaran lingkungan serta berisiko terjadinya kebakaran.

"Kita telah melaporkan kejadian ini kepada pihak yang berwajib, semoga petugas kepolisian segera mengusut dan melakukan tindakan kepada pelaku yang telah merugikan dan merusak aset negara," ujar Riry.

Riry menilai, aksi pelaku pencurian minyak ini tergolong profesional. Karena, lokasi pencurian dilakukan di daerah berbatasan dengan sumur Chevron begitu juga dengan akses jalan yang buntu. Pelaku juga terbilanh ahli dalam melakukan pengelasan pipa.

"Pelaku pandai berkomunikasi dengan warga. Modusnya, pelaku melakukan pengukuran dan pemasangan pancang dengan alibi nanti akan mengganti lahan yang terkena pemasangan pipa," terangnya.

Sebelumnya, kejadian ini, BOB telah memasang Sign Board sebagai tanda peringatan bahaya 'Ilegal Tapping' pada sejumlah titik rawan disepanjang Shipping Line sebagai tindakan preventif. 

Selain itu, BOB juga terus meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi akan terjadi kejadian serupa, mengingat semakin maraknya kejadian tersebut di Provinsi Riau.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)