Bali Menjadi Barometer Event FPN Ke-VIII di Kabupaten Siak Mendatang

Hermansyah
545 view
Bali Menjadi Barometer Event FPN Ke-VIII di Kabupaten Siak Mendatang
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi bersama Bupati Karang Asem Bali.

SIAK, datariau.com - Rangkaian event Festival Pusaka Nusantara (FPN) serta Rapat Kerja Nasional VII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Tahun 2019 di Karang Asem Bali.

Sekaligus Hari Ulang Tahun Kota Amlapura yang ke-379 saat itu berlangsung semarak. Yang dihadiri langsung oleh Bupati Siak Drs H Alfedri MSi saat itu.

Selaku Dewan Presidium JKPI 2019 yang turut hadir pada acara ulang tahun Kota Pusaka itu, selepas acara dilaksanakan, kemudian saat ditemui Alfedri mengatakan, bahwa kehadirannya dalam rangka memenuhi undangan Bupati Karang Asem sempena agenda pembukaan Festival Pusaka Nusantara Tahun 2019.

Tahun depan, kata Alfedri, Negeri Istana (Kabupaten Siak) yang ditunjuk sebagai tuan rumah Festival Pusaka Nusantara dan Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ke VIII. 

Dan sebagai calon tuan rumah hajatan yang sama ini,  ia berharap, dari event yang berlangsung di Bali tahun ini Kabupaten Siak dapat belajar banyak terkait pola pelaksanaan kegiatan berskala Nasional itu.

"InsyaAllah, Siak siap sebagai tuan rumah pada event Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ke VIII mendatang. Untuk itu, kita ingin hajat kita berlangsung dengan meriah, tentunya terlebih dahulu kita beriktikad memeriahkan hajat yang sama di negeri orang," sebut Alfedri.

Lanjutnya, pada event budaya yang digelar tahunan ini juga akan di ikuti sebanyak 64 kabupaten/kota se-Nusantara anggota JKPI, dan termasuk Kabupaten Siak. 

Dimana antusiasme kabupaten/kota anggota JKPI itu, ungkap Alfedri, yang dikarenakan selain sebagai ajang promosi pariwisata, juga dimaksudkan untuk melestarikan cagar budaya dan bangunan, serta benda pusaka yang bernilai sejarah tinggi.

"Event JKPI ini digelar setiap tahun, salah satu tujuannya untuk mempromosikan budaya dan pariwisata. Nah, Kabupaten Siak tahun depan akan menjadi tuan rumah yang tentunya akan mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat dan pemerintah," imbuhnya.

Sebagai contoh, lanjut Alfedri, dengan pematangan konsep destination branding Kabupaten Karang Asem yaitu Karang Asem The Spirit of Bali. Lewat motto itu Pemkab Karang Asem menggambarkan, bahwa upaya untuk menjaga seluruh aset sejarah budaya.

Terutama yang berelasi dengan mahakarya dari para pendahulu yang di wariskan dalam berbagai bentuk. Diantaranya, Aset Pusaka Budaya Ragawi seperti, Puri Agung Karang Asem, Puri Gede Karang Asem.

"Siak juga punya branding Siak The Truly Malay, dan memiliki event yang berkelas baik Nasional maupun International seperti Tour de Siak. Dengan wadah JKPI kita dapat melindungi seluruh aset yang kita punya, khususnya yang berkorelasi dengan mahakarya dari para pendahulu yang di wariskan dalam berbagai bentuk," tutup Alfedri.

Festival Pusaka Nusantara (FPN) tersebut dibuka secara resmi oleh Menteri Pendidikan dan Kabudayaan RI Muhajer Efendi, dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Bali, serta perwakilan dari anggota JKPI se-Nusantara dan Bupati Karang Asem I Gusti Ayu Mas Mantri.

Dimana aara yang dipusatkan di Taman Budaya Candra Bhuana Kota Amlapura Karang Asem Bali, dengan tema acara 'Pusaka Adalah Jiwa Budaya Nasional'.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)