Alat Tukang Bangunan Pun Dimaling

datariau.com
1.514 view
Alat Tukang Bangunan Pun Dimaling

PEKANBARU, datariau.com - Situasi kemananan lingkungan saat ini semakin mengkhawatirkan. Seiring semakin buruknya gaya hidup masyarakat terutama kalangan remaja, membuat tingkat kejahatan semakin meningkat.

Berbagai kejadian hilangnya barang-barang yang tidak masuk akal, ramai jadi perbincangan masyarakat belakangan ini. Bayangkan, kunsen pintu rumah yang sedang dipasang pada bangunan rumah nekat dibongkar maling, tabung gas dilarikan maling, sangkar dan burung yang tergantung di luar rumah dibawa kabur maling, sampai-sampai alat tukang bangunan pun dimaling.

Salah seorang warga di desa Tarai Bangun yang merupakan desa yang berbatasan langsung dengan kota Pekanbaru, mengatakan bahwa semakin buruknya kondisi keamanan di daerahnya karena semakin merebaknya narkoba dan game online.

"Kemarin yang tertangkap itu dua remaja, mereka jambret hp cewek di jalan Kubang Raya Tarai Bangun. Untuk apa jambret, mereka itu kecanduan game online, butuh duit untuk sewa warnet," kata warga Ira kepada datariau.com Rabu (22/10/2019).

Warga lainnya juga menuturkan, sampai-sampai kunsen pintu rumah yang sudah separuh dipasang pada bangunan rumah pun bisa dibongkar maling, hal ini sudah sangat memprihatikan, mereka pelakunya diduga pecandu narkoba yang kehabisan akal untuk mendapatkan uang.

"Biasanya Jumat dan Sabtu itu rawan, mereka kumpulkan uang untuk narkoba malam minggu, jadi barang apapun yang bisa dijual nekat mereka curi," kata warga Abi.

Peristiwa yang baru hari ini terjadi, alat-alat tukang bangunan milik Group Tukang Bangunan Amanah raib digondol maling di daerah Panam kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. Jika diperkirakan harga alat-alat itu kurang lebih Rp500 ribu. Alat yang sudah biasa disimpan di dalam salah satu ruangan bangunan rumah yang tengah dikerjakan, pagi ini sudah tidak ditemukan lagi.

Anggota Tukang Amanah, Mas Gimin menceritakan kronologis kejadian hilangnya alat-alat tukang, bahwa sore kemarin memang ada 2 orang mencurigakan mondar mandir lewat dekat lokasi dia bekerja. Padahal lokasi bangunan yang dikerjakan itu di jalan buntu, ada satu rumah penduduk dan satu gudang alat berat, tepatnya di belakang Duha Medika, lebih kurang 500 meter dari Jalan Kubang Raya.

"Kemarin masuk material baja ringan karena hari ini mau dipasang. Nah waktu masuk baja ringan itu ada dua orang mondar mandir gak jelas juga apa maksudnya. Karena khawatir, akhirnya kami sembunyikan baja ringan itu, eh rupanya gak dapat baja ringan alat tukang kami yang dicuri," jelas Mas Gimin, Rabu (22/10/2019).

Lokasi bangunan rumah yang sedang dikerjakan.

Adapun alat-alat tukang bangunan yang raib diantaranya martil 3 unit, kunci besi 2 unit, gergaji 1 unit, meteran 1 unit, dan mesin air 1 unit.

"Itu mesin air masih baru, kami beli kemarin harga Rp 375 ribu. Kami cek tadi cuma gerobak, cangkul dan sekop yang tak mereka bawa, beruntung baja ringannya kami sembunyikan jauh dari lokasi," kata Mas Gimin.

Atas kejadian ini, para Tukang Bangunan Amanah tak jadi pasang baja ringan hari ini karena alat-alat mereka sudah raib. Mereka tetap bekerja menggali safety tank dengan alat yang ada.

"Nanti beli alat lagi," kata Mas Gimin. (rr)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)