DATARIAU.COM - Memiliki usaha sendiri tentu sangat membanggakan. Ada salah satu usaha yang dapat dipertimbangkan yaitu membuka warung bakso. Jika tertarik, maka harus tahu cara mengatur keuangan usaha bakso. Hal itu karena dalam bisnis, urusan keuangan sangatlah penting agar bisa menghindari kerugian.
Mengelola dan mengatur keuangan bisnis kuliner perlu cara tersendiri sehingga keuntungan yang didapatkan dapat maksimal. Setidaknya ada 3 cara yang dapat dilakukan selama mengatur keuangan usaha kuliner, khususnya bagi Anda yang berminat usaha warung bakso.
1. Mencatat semua pemasukan dan pengeluaran
Hal pertama yang wajib dan harus selalu dilakukan adalah mencatat. Buatlah sebuah pembukuan sederhana yang isinya pemasukan dan pengeluaran dari warung tersebut.
Pemasukan dan pengeluaran seremeh apapun harus dimasukkan ke dalam catatan atau laporan keuangan. Hal ini karena dari mencatat segala transaksi akan terlihat arus kas dan kondisi keuangan warung bakso yang dikelola.
Dari kondisi keuangan dapat dilihat apakah warung mengalami kerugian atau tidak. Dari situ pemilik warung bisa menentukan langkah apa yang bisa diambil untuk terus memajukan warung bakso yang dijalankan.
2. Membuat Rekening Usaha
Saat memiliki usaha bakso sendiri di rumah ada baiknya gunakan rekening khusus untuk mengelola keuangan bisnis tersebut. Cara ini sangatlah penting dan memberikan pengaruh cukup besar. Tanpa adanya rekening khusus, sulit mengatur keuangan bisnis dengan baik sehingga tidak ada perkembangan pada warung yang dijalankan.
Rekening usaha ini membantu pelaku bisnis untuk bisa membedakan mana uang pribadi dan mana uang untuk menjalankan bisnis. Jika tidak demikian uang modal akan terpakai untuk kepentingan pribadi yang lama-lama membuat bisnis jadi bangkrut.
3. Membuat SOP
Supaya warung bakso bisa dijalankan secara auto pilot maka harus ada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dibuat. Meski masih dalam tahap berkembang, adanya SOP akan membantu bisnis jadi lebih mudah dikelola.
Kesalahan selama menjalankan bisnis dapat dihindari dengan menerapkan semua aturan yang ada di dalam SOP.
4. Kumpulkan Dana Cadangan
Meski sudah ada modal dan juga keuntungan yang didapat selama menjalankan sebuah usaha kuliner, baiknya tetap ada dana cadangan. Tetap biasakan menabung meski warung sedang berada di puncak. Hal tersebut menjadi bentuk antisipasi jika ada keadaan darurat pada warung yang dikelola.
Bila perlu, ketika warung sudah maju masukkan ke dalam asuransi. Hal ini akan membantu juga menghadapi masa sulit yang tidak tahu kapan terjadi.
5. Tetap Terapkan Gaya Hidup Hemat
Memiliki bisnis bukan berarti bisa berfoya-foya sepuasnya. Justru semakin maju bisnis yang sedang dikelola maka harus semakin rajin menabung dan tetap menjalankan gaya hidup hemat.
Hal ini karena dalam menjalankan sebuah bisnis tidak ada yang tahu bisnis dalam kondisi menguntungkan dan kapan dalam situasi yang merugikan. Untuk mencegah terjadinya kerugian dan mengatasi masa sulit ketika berbisnis maka sangat penting untuk selalu menerapkan hidup hemat.
Agar berhemat jadi menyenangkan maka perlu menggunakan cara yang baru dalam menabung, yaitu dengan penggunaan aplikasi mobile, salah satunya adalah Senyumku, yang merupakan aplikasi catatan keuangan sekaligus sebagai aplikasi untuk menabung.
Fitur yang lengkap dan mudah dioperasikan siapa saja membuat Senyumku memudahkan pengguna dalam menabung, menyusun laporan keuangan, hingga untuk membuat budgeting.
Keuangan warung atau usaha bakso sendiri juga akan lebih jelas dan terkontrol jika menggunakan Senyumku sebagai tempat mencatat arus kas. Segera gunakan aplikasi Senyumku agar bisa mengembangkan bisnis dengan lancar.