20 Tahun Konflik Koperasi Iyo Basamo Akhirnya Usai, Masyarakat Terima SHU

datariau.com
1.471 view
20 Tahun Konflik Koperasi Iyo Basamo Akhirnya Usai, Masyarakat Terima SHU

TAMBANG, datariau.com - Setelah 20 tahun bertikai antar pengurus Koperasi Iyo Basamo, berbagai upaya telah dilakukan oleh berbagai pihak yang telah mengorbankan waktu, tenaga bahkan materi.

Akhirnya berkat sinergitas seluruh komponen, Pemkab Kampar, Forkopimda, Kecamatan, Ninik Mamak dan tokoh masyrakat beberapa waktu lalu telah mencapai kata sepakat dan telah berkomitmen untuk tidak lagi mengenang masa lalu dan bertekad bersama membangun masyarakat Terantang Kecamatan Tambang.

Puncaknya dengan penyerahan Sisa Hasil Usaha (SHU) oleh Pj Bupati Kampar Dr H Kamsol MM terhadap kebun sawit seluas 425 Ha dengan pola Kredit Koperasi Primer Anggota (KKPA) dengan Bapak Angkat atau Mitra PT Perkebunan Nusantara (PTPN V) sebanyak 1.569 orang memperoleh SHU dengan besaran Rp 500.000.

Penyerahan yang dipusatkan di Pasar Terantang Kecamatan Tambang, Kamis (5/1/2023) Pj Bupati Kampar Kamsol dalam pidatonya mengatakan berbahagia melihat kondisi saat ini. Masyarakat bersatu, gembira dan saling tegur.

"Inilah gambaran Kabupaten Kampar sebenarnya, pemaaf, religi dan bernuansa sejuk, aman dan nyaman," kata Kamsol didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Yusri MSi, Kadis Perkebunan Syahrizal, Kadis Koperasi Perdagangan dan UMKM Kampar Henry Dunan, Camat Tambang Jamilus, Kepala Desa Terantang Muhammad Yanis, Ninik Mamak dan tokoh masyrakat.

"Inilah kekuatan Kampar yang sebenarnya, ukhuwah Islamiyah, inilah sejatinya kekuatan kita," kata Kamsol lagi.

"Alhamdulillah kita punya falsafah Tali Bapilin Tigo, Tigo Tungku Sajoangan, inilah dasar kita untuk mencari solusi pada berbagai persoalan di Kampar," kata Kamsol lagi.

"Bahkan jika kita semua bersatu, seluruh permasalahan tidak ada yang tidak terselesaikan, bahkan dengan konsep ini masyarakat dapat kita tingkatkan kesejahteraan," kata Pj Bupati Kampar.

"Saya ingat betul kami hadir tengah malam di pasar ini pada pasca kerusuhan, dan pada waktu itu kami bertekad untuk menyelesaikan persoalan ini, Alhamdulilah ini sudah dapat kita realisasikan pada hari ini dengan diterimanya SHU kebun sawit," kata Kamsol.

"Semoga dengan lahan seluas 425 Ha dengan metode KKPA bersama dengan PTPN V dapat memberikan keberkahan, hilangkan syak wasangka, kembali bersatu, bersama-sama bangun Terantang yang maju dan sejahtera," harap Kamsol.

Sementara Hermanto SPdi Datuok Mangkuto atas nama ninik mamak kenegerian Terantang menyatakan ucapan terimakasih kepada Pj Bupati Kampar atas perjuangan dalam penyelesaian persoalan yang dihadapi oleh masyarakat Terantang.

"Alhamdulilah telah tercapai kesepakatan di koperasi Iyo Basamo, dan hari ini kita dapat memberikan Sisa Hasil Usaha Kepada Masyrakat," kata Hermanto.

"Kami bersama anak kemanakan bertekad tidak ada lagi perpecahan, dualisme, bersatu kembali seperti sedia kala," tambah Hermanto.

"Histori yang panjang dan telah mengeluarkan pengorbanan baik materi maupun korban lainnya, Alhamdulilah telah dapat di cari solusi," katanya lagi.

Sementara itu mewakili PTPN V Muhammad Rudi Manajer PTPN V Sei Pagar menyatakan bahwa tekad mereka adalah Terantang damai dan bersyukur 20 tahun perseteruan yang telah mengorbankan waktu, jiwa dan materi, hari ini telah selesai. "Alhamdulillah perjuangan yang kita lakukan telah berhasil," kata Muhammad Rudi.

Yuslianti Pengurus Koperasi Iyo Basamo mengatkan lupakan sengketa karena tujuan semua sama, untuk kesejahteraan masyarakat Terantang, ucapkan terima kasih kepada Pj Bupati Kampar dan seluruh komponen masytakat.

"Inilah sesungguhnya yang kita inginkan, tidak ada keinginan untuk perpecahan, perseteruan boleh dikatakan kemarin kita mementingkan ego masing-masing, hari ini sejarah baru bagi Terantang," kata Yuslianti.

"Tidak ada lagi perpecahan setelah ini, Bagaimana masyarakat Terantang semua damai," kata Yuslianti singkat.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)