Kurangnya Pengamanan di SPBU, Sehingga Sering Terjadi Cekcok Mulut Karna Rebutan Antrian

Datariau.com
835 view
 Kurangnya Pengamanan di SPBU,  Sehingga Sering Terjadi Cekcok Mulut Karna Rebutan Antrian
Foto: Syahputra

KEPULAUAN MERANTI, datariau.com - Sering kali terjadi cekcok mulut saat antrian di SPBU di karnakan sifat arogansi masing-masing, dan kurangnya pengamanan di lingkungan SPBU hingga sebabkan antrian panjang dan hilangnya budaya antrian dan saling rebutan untuk mengisi benzin, hal ini dilihat langsung dari pantauan wartawan datariau.com di SPBU Jalan Alahair saat mengisi Pom Benzin, Senin (15/07/2019).


Dari pantauan datariau.com di SPBU Alahair tak ada scurity yang terlihat untuk mengatur ketertiban di lingkungan SPBU supaya terhindar dari cekcok antar sesama antrian SPBU, selain itu ada seorang masyarakat yang menegur salah satu pengendara yang memotong antrian agar mengikuti budaya antri, tapi malah di geber-geber dan menujukan sifat arogansi seperti preman hal ini sungguh disayangkan tak ada satupun pihak yang bisa menertibkan, terutama pihak pengamanan SPBU sehingga masyarakat kurang nyaman akan hal tersebut.


Dalam hal ini otomatis masyarakat lain akan mengikuti perilaku tersebut, dikarenakan hilangnya budaya antrian, dan wartawan datariau.com mencoba menanyakan pemilik SPBU untuk di konfermasi namun tak berada di tempat. Namun tim datariau.com terus berupaya melakukan konfirmasi terkait berita tersebut kepada pemilik SPBU.


"Itu sudah kewajiban dia untuk mengatur, dan kami dari pihak desperindag meminta kepada pemilik SPBU agar menjaga ketertiban dilingkungan SPBU dan itu tangung jawab pemiliknya agar mereka menjaga kenyamanan pembeli," ungkapnya Rudi Sekretaris Desperindag. 


"Kita minta pihak SPBU agar menjaga ketenangan disitu, karna disitu tempat yang berbahaya dan mudah terbakar, apa lagi jika terjadi keributan disitu, dan nanti kita coba cek dan kita panggil pemilik SPBU tersebut agar menjaga dan mengatur antrian tersebut," tutupnya Rudi Sekretaris Desperindag. (put) 

Penulis
: Syahputra
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)