Peran HACCP dalam Meningkatkan Keamanan dan Kualitas Hasil Perikanan Tangkap

datariau.com
1.818 view
Peran HACCP dalam Meningkatkan Keamanan dan Kualitas Hasil Perikanan Tangkap

DATARIAU.COM - Perikanan tangkap merupakan salah satu sektor penting dalam industri kelautan dan perikanan yang berkontribusi besar terhadap pemenuhan kebutuhan protein masyarakat dan perekonomian nasional.

Namun, proses penanganan hasil perikanan tangkap sering kali menghadapi tantangan terkait keamanan pangan dan kualitas produk. Untuk memastikan mutu hasil tangkapan tetap terjaga, penerapan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) menjadi sebuah keharusan.

HACCP adalah sistem manajemen berbasis analisis bahaya yang dirancang untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan potensi bahaya di sepanjang rantai produksi. Dalam konteks perikanan tangkap, HACCP berperan penting dalam memastikan hasil tangkapan aman untuk dikonsumsi dan memenuhi standar internasional.

Peran Penting HACCP dalam Perikanan Tangkap


1. Mengidentifikasi dan Mengendalikan Bahaya

HACCP membantu mengidentifikasi potensi bahaya biologis, kimiawi, dan fisik yang dapat memengaruhi hasil tangkapan. Dalam perikanan tangkap, bahaya biologis seperti kontaminasi bakteri (Salmonella, Listeria), bahaya kimiawi seperti residu bahan kimia, atau bahaya fisik seperti serpihan logam dapat dikontrol melalui penerapan titik kendali kritis (Critical Control Points).

2. Meningkatkan Keamanan Pangan

Salah satu tujuan utama HACCP adalah melindungi konsumen dari risiko kesehatan akibat makanan yang terkontaminasi. Dalam perikanan tangkap, penerapan HACCP memastikan bahwa penanganan ikan sejak di atas kapal hingga ke tangan konsumen dilakukan dengan cara yang higienis, sehingga risiko keracunan atau infeksi dapat diminimalkan.

3. Meningkatkan Kualitas Produk

Selain keamanan, HACCP juga memastikan kualitas hasil tangkapan tetap terjaga. Penanganan ikan yang tidak tepat, seperti penyimpanan pada suhu yang tidak sesuai, dapat menyebabkan kerusakan mutu. Dengan penerapan HACCP, proses seperti pendinginan di atas kapal atau penanganan di pelabuhan dikontrol secara ketat untuk menjaga kesegaran produk.

4. Memenuhi Standar Pasar Internasional

Pasar internasional, terutama di negara-negara maju, menuntut hasil perikanan yang memenuhi standar keamanan pangan. HACCP telah menjadi persyaratan utama untuk ekspor produk perikanan. Dengan menerapkan HACCP, pelaku usaha perikanan tangkap dapat memperluas akses pasar global dan meningkatkan daya saing produk mereka.

5. Meningkatkan Efisiensi Operasional

HACCP mendorong pelaku perikanan tangkap untuk menerapkan sistem kerja yang lebih terstruktur dan efisien. Identifikasi bahaya sejak awal memungkinkan pencegahan masalah yang lebih efektif, sehingga dapat mengurangi kerugian akibat produk yang tidak layak jual.

Tahapan Penerapan HACCP dalam Perikanan Tangkap


1. Melakukan Analisis Bahaya

Mengidentifikasi semua potensi bahaya di sepanjang rantai produksi perikanan tangkap, mulai dari penangkapan hingga distribusi.

2. Menentukan Titik Kendali Kritis (CCP)

Menetapkan titik-titik dalam proses yang memerlukan pengendalian untuk mencegah atau mengurangi bahaya ke tingkat yang dapat diterima.

3. Menentukan Batas Kritis

Menetapkan batas maksimum atau minimum yang harus dipenuhi pada setiap CCP, seperti suhu penyimpanan di bawah 4°C untuk ikan segar.

4. Melakukan Pemantauan

Mengawasi setiap CCP untuk memastikan bahwa batas kritis dipatuhi.

5. Melakukan Tindakan Korektif

Mengambil langkah perbaikan jika terjadi penyimpangan dari batas kritis yang telah ditetapkan.

6. Verifikasi dan Dokumentasi

Melakukan verifikasi berkala untuk memastikan sistem HACCP berjalan sesuai rencana dan mendokumentasikan semua proses sebagai bukti pemenuhan standar.

Tantangan Penerapan HACCP dalam Perikanan Tangkap


Meskipun penting, penerapan HACCP dalam perikanan tangkap menghadapi sejumlah tantangan, seperti:

Kurangnya Pengetahuan dan Kesadaran Nelayan: Banyak nelayan tradisional yang belum memahami pentingnya HACCP.

Keterbatasan Infrastruktur: Fasilitas seperti pendingin atau alat pengolahan modern masih minim di beberapa pelabuhan ikan.

Biaya Implementasi: Penerapan HACCP memerlukan investasi awal yang cukup besar, yang menjadi kendala bagi nelayan kecil.

Kesimpulan


Penerapan HACCP dalam perikanan tangkap sangat penting untuk meningkatkan keamanan pangan, kualitas produk, dan daya saing di pasar global. Namun, keberhasilannya membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat nelayan. Dengan implementasi yang baik, HACCP dapat menjadi solusi strategis untuk menciptakan perikanan tangkap yang berkelanjutan dan kompetitif. Upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas nelayan dalam menerapkan HACCP perlu terus dilakukan agar sistem ini dapat diadopsi secara luas dan efektif.

Penulis: Baiq Rahmadhianta (Mahasiswa Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)