Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Bupati Aceh Tamiang Terbitkan Parbub

Admin
111 view
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Bupati Aceh Tamiang Terbitkan Parbub

Aceh Tamiang, datariau.com - Dengan meningkatnya jumlah kasus Pandemi Corona Virus Disease tahun 2019 (Covid-19) di Bumi Muda Sedia, Bupati Aceh Tamiang melahirkan Perbub Nomor 30 Tahun 2020 tentang sanksi bagi pelanggar disiplin protokol kesehatan covid-19 sebagai tindak lanjut Inpres Nomor 6 Tahun 2020.

Seperti diketahui, tetbitnya Perbup Nomor 30 Tahun 2020 ini di tengah masyarakat Aceh Tamiang dimaksudkan sebagai pedoman pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Sanksi tertulis dalam butir penting peraturan bagi pelanggar pelaksanaan Protokol Kesehatan Covid-19. Pemkab menyediakan dua sanksi yakni sanksi administratif dan sanksi sosial dan secara detail Perbup. tersebut merinci sanksi terhadap pelanggar.

Bagi pelanggar sanksi administratif, tindakan yang dilakukan berupa teguran lisan, tertulis, penghentian sementara kegiatan, penghentian tetap kegiatan, pencabutan sementara izin usaha, pencabutan tetap izin usaha, penutupan usaha sementara, pembubaran, pemberhentian sementara, tidak diberikan pelayanan pada fasilitas publik, bahkan penyitaan sementara Kartu Tanda Penduduk (KTP), denda administrasi perorangan paling banyak Rp.50.000,- dan untuk pelaku usaha paling banyak Rp.100.000,-

Sementara bagi pelanggar sanksi sosial, tindakan yang akan dilakukan, membersihkan fasilitas umum seperti menyapu jalan dan memungut sampah, membaca surat pendek Al-Quran bagi yang beragama Islam, Pembacaan Teks Pancasila serta mengucapkan janji tidak akan melanggar protokol kesehatan.

Kedua butir ini, jelas dituangkan secara tertulis dalam Perbub BAB XII SANKSI dalam Pasal 26 yang akan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang - undangan.

Dalam mensosialisasikan Perbub ini, Bupati Mursil bersama Unsur Forkopimda Aceh Tamiang sudah turun langsung di pusat keramaian menyangkut Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.

Begitu juga dilakukan melalui pengeras suara berulang kali tentang sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan covid -19 sesuai Perbub Nomor 30 Tahun 2020 yang normalnya sejak 15 September 2020.

Lahirnya Perbup ini juga sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, tentunya agar masyarakat jangan sepele atau menganggap Covid-19 sudah hilang dari Bumi.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan Pengendalian Covid-19 Aceh Tamiang merincikan perkembangan data terbaru covid-19, yaitu jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) nihil, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirujuk juga nihil, total warga Terkonfirmasi Positif Covid-19 sebanyak 60 orang dengan rincian 54 orang sembuh, 1 orang meninggal dunia dan 5 orang lainnya masih terkonfirmasi Positif Covid-19.

Dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus menghimbau kepada masyarakatnya untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan meningkatkan imunitas tubuh, agar penyebaran Covid-19 ini cepat segera berakhir. (esyar)

Tag: