Ini Data 24 Petugas Korban Pemilu di Riau, Dari Pingsan Hingga Keguguran

datariau.com
779 view
Ini Data 24 Petugas Korban Pemilu di Riau, Dari Pingsan Hingga Keguguran
DATARIAU.COM - Kordiv SDM KPU Riau Nugroho Noto Susanto, Selasa (23/4/2019), mengatakan bahwa hingga kini, sudah 4 petugas pemilu di Riau meninggal dunia karena kelelahan menjalankan tugas.

Sebanyak 4 orang petugas pemilu yang meninggal dunia adalah Suratinizar, Ketua KPPS 02 Desa Bantan Tua, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, meninggal kecelakaan pasca tugas. Yansen Andrys David, Ketua KPPS TPS 5 kelurahan Bengkalis kota kabupaten Bengkalis meninggal dunia akibat serangan jantung, Umar Banu, Ketua KPPS 16 kelurahan Simpang Kanan kecamatan Simpang Kanan Rokan Hilir meninggal dunia.

Ema Anggota KPPS 1 Desa Bedeng Sikuran Kecamatan Inuman, Kabulaten Kuantan Singingi meninggal akibat kecelakaan, pulang dari menjalankan tugas, Faisal ST, Ketua KPPS TPS 01 desa Kumantan kecamatan Bangkinang kota Kabupaten Kampar meninggal dunia malam ini sepulang pleno rekapitulasi kecamatan.

"Satu orang petugas pemilu di Riau keguguran karena kelelahan saat bertugas menjalankan tugasnya. Patma Areta, Anggota KPPS 17 Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu, Rohul harus keguguran anak pertama," terang Nugroho.

Selain meninggal, pengorbanan petugas pemilu juga banyak. Ada yang pingsan karena kelelahan hingga terjatuh. Mereka adalah Adrizon, Ketua KPPS 51 kelurahan Sialang Munggu, kecamatan Tampan terkena serangan stroke saat penghitungan suara di TPS. Samaun, Anggota KPPS 38 desa Perawang Barat, kecamatan Tualang, Siak. Saat ini dirawat di rumah sakit Eka Hospital Pekanbaru.

Ismi Susilawati Ketua PPK Senapelan kota Pekanbaru pingsan saat pleno tingkat kecamatan. Sugiharto pingsan saat pleno desa gading sari kecamatan Tapung kabupaten Kampar, dan dirujuk ke rumah sakit Prima.

Erwin PPK kecamatan Kuala Kampar Pelalawan, pingsan saat tugas pleno. Umi Kulsum Ketua KPPS 1 Desa Tasik Seminai kecamatan Koto Gasib Siak pulang dari TPS terjatuh bersama sepeda motor. Saat ini dirawat di rumah sakit Pangkalan Kerinci Pelalawan.

Awaludin Sekretaris PPS di kecamatan Langgam Pelalawan jatuh di kamar mandi saat istirahat sholat, kehilangan penglihatan (sudah keluar RS dan penglihatan sudah normal).

Annisa Sholehati, PPK kecamatan Kuok pingsan saat pelaksanaan pleno dan langsung dibawa ke puskesmas terdekat. Rani Hariani, anggota KPPS di TPS 1 desa Terbangiang Kecamatan Bandar Petalangan Pelalawan kelelahan akibat bekerja 24 jam tanpa istirahat sama sekali. Saat ini dirawat di puskesmas pembantu di desa Terbangiang.

Bakhtiar anggota KPPS TPS 1 desa Terbangiang Kecamatan Bandar Petalangan Pelalawan kelelahan akibat bekerja 24 jam tanpa istirahat sama sekali. Saat ini dirawat di puskesmas pembantu di desa Terbangiang.

Ali Akbar Anggota KPPS TPS 1 desa Permai kecamatan Rangsang Barat Kepulauan Meranti linglung (takut ketemu dengan polisi, dan orang lain) setelah menyelesaikan penghitungan suara sampai jam 5 subuh.

Desi Riya Sandi ketua PPS desa Sepungguk kecamatan Salo kabupaten Kampar mengalami sakit karena kelelahan dan dirawat jalan.

Hamzah, PPS Desa Pabenaan Kecamatan Keritang Inhil, jatuh di jembatan pada tanggal 18 April pukul 02.00 setelah pulang dari Sekretariat PPK, kondisi saat ini terkilir dan bengkak di bagian tangan dan pinggang.

Jumirah petugas KPPS 03 desa Seresam kecamatan Seberida Inhu mengalami kelelahan fisik sehingga dirawat di rumah sakit.

Rina Kumala Sari petugas PPS desa Kuala Cenaku kecamatan Kuala Cenaku Inhu mengalami pingsan akibat kelelahan saat membawa logistik dari TPS ke kecamatan.

Susilawati ketua PPS kecamatan Batang Cenaku Inhu dilarikan ke rumah sakit pukul 3.00 akibat faktor kelelahan.

Syamsudin, ketua KPPS TPS 06 Desa Teluk Jira Kecamatan Tempuling Inhil sakit sesak napas akibat kelelahan setelah bekerja nonstop di TPS dari pukul 07.00 tanggal 17 April sampai pukul 12.00 siang tanggal 18 April.

Nini Astri KPPS TPS 11 Kelurahan Tanjung Palas sakit dari malam penghitungan suara sekitar pukul 20.00 WIB terpaksa tetap tugas karena harus tanda tangan dan harus dibawa RSUD Dumai pukul 05.00 WIB 19 April 2019 sampai sekarang masih dirawat d RSUD Dumai. (*)
Sumber
: http://riauterkini.com/politik.php?arr=142046&judul=24-Petugas-Pemilu-di-Riau-Terkena-Musibah-Pada-Proses-Pemilu
Tag:KPPSTPS
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)