DUMAI, datariau.com - Calon Gubenur Riau dan Wakil Gubernur Riau nomor 4 melakukan berbagai kegiatan kampanye dialogis, diantaranya blusukan di Pasar Payung dan silaturahmi dengan warga Kelurahan Bintan, Dumai pada Jumat (9/3/2018).
Kehadiran pasangan dengan Slogan AYO (Arsyadjuliandi Rachman - Suyatno) yang diusung Partai Golkar, PDI Perjuangan, Hanura dan FKPI, tampak disambut hangat warga Dumai.
Dengan menyuarakan yel yel kemenangan nomor 4, pantun "Ikan Sepat Ikan Gabus Nomor 4 Paling Bagus," juga terdengar lantang disuarakan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai Golkar Timo Kipda, Ketua Partai Hanura Hj Jufrida Amd Kes SE, Ketua DPC PDI Perjuangan Uber Firdaus beserta Sekretaris Gusri Effendi dan ratusan simpatisan warga yang hadir.
Dalam kampanyenya, pasangan ini berjanji kepada masyarakat Dumai akan membenahi persoalan pasang keling, air bersih, pasar sentral kelakap tujuh, serta menggambarkan kemajuan kota Dumai 5 hingga 10 tahun ke depan, jika terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau priode 2018-2023.
Untuk persoalan pasang keling, pasangan AYO berjanji akan membangun turap disepanjang 26 Km Sungai Dumai yang diperkirakan akan menelan biaya Rp300 milyar. Sedangkan untuk masalah air bersih pasangan AYO menilai Kota Dumai tinggal menjalankan proyek SPAM Drolis yang sudah dianggarkan melalui dana APBN dan tinggal Pemerintah Kota Dumai mengalokasikan dana untuk penyambungan pipa ke masyarakat yang diperkirakan tahun 2019 selesai.
"Kita ingin persoalan pasang keling dan air bersih di Kota Dumai ini teratasi secepatnya, ini akan kami buktikan jika kami terpilih," kata Suyatno.
Menurut Suyatno, Kota Dumai letaknya sangat strategis. Dimana, berbatasan langsung dengan Selat Malaka. Tentunya, sebagai kota industri dan pariwisata apalagi disepanjang bibir pantai Dumai sudah di penuhi perusahaaan CPO dan ini akan membawa kemajuan Kota Dumai yang sangat luar biasa kedepannya.
"Dan otomatis akan berdampak pada pendapatan masyarakat Dumai sendiri dan ini akan terlaksana jika kepemimpinan diserahkan kepada pasangan AYO," ajaknya.
Selanjutnya, Calon Gubenur Riau Arsyadjhuliandi Rachman menggambarkan kemajuan Propinsi Riau secara keseluruhan 5 tahun kedepan akan maju seiring dengan selesainya pembangunan jalan Tol dari arah Dumai Pekanbaru, ditambah lagi jalan lingkar Tol dari Propinsi Sumbar mulai dari Teluk Bayur,Cincin,Payakumbuh,Pangkalan,Bangkinang, Pekanbaru dan Kota Dumai yang akan memakan hanya 6 jam dan dengan tersambungnya jalan tol ini pantai barat dan timur sumatera tahun 2024 akan tersambung.
Selain pembangunan jalan tol, Andi sapaan akrabnya juga menerangkan program rumah layak huni, sekolah, penanganan karhutla serta pelayanan birokrasi yang sudah dibenahi Pemerintah Propinsi Riau.
"Untuk rumah layak huni pemerintah propinsi tahun ini menyiapkan lebih kurang 21 ribu rumah layak huni yang akan dibagikan ke kabupaten/kota se Propinsi Riau, sedangkan untuk mengatasi kebakaran hutan, Propinsi Riau sudah dapat mengatasinya selama 2 tahun ini. Kemudian, untuk pendidikan Pemerintah Provinsi Riau benar-benar serius membenahinya dan tak ada lagi sekolah negeri yang tak diperhatikan di Riau, dan harapan kita jika mutu pendidikan ini baik, akan berimbas pada peningkatan SDM masyarakat Riau dalam menyambut kemajuan teknologi kedepannya," tutup Andi Rachman.
Sementara, Gusri Effendi selaku tuan rumah merasa bangga atas hadirnya pasangan AYO ini. Ia juga mengucapkan terima kasih atas hadirnya ratusan warga yang sangat antusias mengikuti pertemuan dan dialog dengan pasangan Andi Rachman-Suyatno.
"Senang sekali atas hadir serta antusiasnya masyarakat yang hadir hari ini. Dengan pertemuan ini saya harap bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyampaikan keinginannya," ungkap Politisi Partai PDI Perjuangan ini.
Kampanye dialogis ditutup dengan sesi foto antara warga dan pendukung yang hadir. Andi dan Suyatno dengan sabar melayani masyarakat yang ingin mengabadikan momen dengan mereka. Setelah itu pasangan no urut 4 ini menuju sekretariat tim koalisi.