Seorang Pria Paruh Baya Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

datariau.com
1.124 view
Seorang Pria Paruh Baya Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri
Syarifuddin
Tim Unit Identifikasi Polres Langsa di rumah korban.

LANGSA, datariau.com - Diduga tak tahan menanggung penyakit yang dideritanya, seorang pria paruh baya berinisial T (50) warga Dusun keluarga Desa Bukit Tiga Kecamatan Birem Bayeun mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Kamis (11/01/2018).

Kapolres Langsa AKBP Satya Yudha Prakasa, melalui Kapolsek Birem Bayuen Iptu Imran SE kepada datariau.com menjelaskan bahwa, seorang saksi anak kandung korban yang berinisial DG (19) yang merupakan ibu rumah tangga ketika itu pulang ke rumah dari rumah tetangga untuk memberi makan ibu kandungnya yang mengalami sakit strok dan kebutaan.

Kemudian, DG mendengar HP miliknya berdering, lalu dirinya menuju ke kamar miliknya yang bersebelahan dengan kamar ayahnya yang berinisial T (50) warga Dusun keluarga Desa Bukit Tiga Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur.

Tanpa sengaja, DG membuka tirai pintu kamar ayahnya dan betapa terkejutnya ketika melihat ayahnya T sudah tergantung di kayu plafon dengan menggunakan slang air bangunan warna putih dengan ukuran 0.5 inch dengan kondisi lehernya  tergantung.

Sontak DG pun langsung berlari keluar rumah memanggil suaminya berinisial M di rumah tetangga yang baru saja pulang kerja.

Kemudian M menurunkan mayat orang tuanya tersebut, selanjutnya M memberitahukan kejadian ini kepada tetangganya dan perangkat desa sehingga diteruskan ke Polsek Birem Bayeun dan unit identifikasi Polres Langsa.

Setibanya anggota Polsek dan unit identifikasi langsung dilakukan olah TKP untuk hasil sementara bahwa korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Dari keterangan keluarga korban bahwa korban T ini dua bulan yang lalu juga sudah pernah mencoba melakukan upaya bunuh diri dengan meminum racun serangga merek Alika namun masih dapat diselamatkan keluarga, korban juga sebelumnya pernah mengaku kalau dirinya sedang mengalami sakit kronis lebih kurang sudah 5 tahun.

Selanjutnya Kapolsek Birem Bayeun Iptu Imran SE juga menerangkan kalau pihak keluarga korban tidak mau jasad orangtuanya divisum dan selanjutnya segera dikebumikan.

Penulis
: Syarifuddin
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)