Menyedihkan, Penghuni Panti Jompo di Pekanbaru Ini Diperlakukan Seperti Tahanan

datariau.com
12.860 view
Menyedihkan, Penghuni Panti Jompo di Pekanbaru Ini Diperlakukan Seperti Tahanan
goriaucom
Kondisi salah seorang penghuni panti jompo yang dibuat seperti tahanan lapas.

PEKANBARU, datariau.com - Menyedihkan, siapakah anak-anak yang tidak bertanggung jawab kepada orangtuanya sehingga menyerahkan orangtuanya yang sudah uzur ke panti jompo. Hasilnya, sang orangtua pun tidak terurus dengan baik.

Seperti terjadi di salah satu panti jompo di Kota Pekanbaru ini, penghuninya tidak terurus dan bahkan seorang diantaranya terpaksa makan kecoa. Panti ini diketahui dikelola oleh Yayasan Tunas Bangsa milik seorang kaya. Namun sepertinya niat baik mendirikan panti jompo tidak lagi terlaksana atau mungkin sudah sampai titik jenuh dan tidak lagi fokus pada niat awal.

Panti khusus jompo ini juga menerima beberapa masyarakat yang dinilai gangguan jiwa. Penghuninya pun tampak tidak terurus dan tidak sehat. Karena tidak diperhatikan pengurus panti, salah seorang penghuni panti yang dikurung layaknya seorang narapidana tak diberi makan hingga akhirnya penghuni panti tersebut memakan serangga kecoa.

Ketua LPA Riau, Ester Yuliani, menyaksikan dan dantang langsung ke panti jompo tersebut, Sabtu (28/1/2017) malam menyayangkan kondisi penghuni panti yang mayoritas perempuan itu. "Ini sangat tidak layak dan tidak sehat," katanya dikutip goriaucom.

Salah seorang warga yang mengaku pernah memberi makan para penghuni panti mengungkapkan, panti tersebut dikelola oleh dua orang wanita, yang salah satunya bernama Aida.

"Saya sudah dua kali ke sini kasih makan mereka, dan memang tak terurus. Tapi, warga sini tidak tahu harus mengadu kemana. Warga tidak bebas masuk ke sana, dan malam kami kerap dengar penghuni panti ini teriak-teriak," ujar Imar (38).

Warga lainnya, Wiwid (23) menuturkan, jika pemilik panti yang diketahui bernama Lili datang beberapa kali dengan mengendarai mobil Toyota Hilux warna hitam. "Dia datang ke sini cuma cek-cek saja, kadang kalau ada donatur, baru dia bersihkan panti ini. Tapi kalau sudah selesai acara, penghuni panti dibiarkan saja tak terurus," ungkapnya.

"Sumbangan-sumbangan donatur tak dipakai untuk penghuni panti. Malahan makanan, minuman kasur-kasur dan pakaian yang bagus-bagus dari donatur dijual-jual ke warga dan warung-warung di sekitar sini," tambah Wiwid.

Saat menelusuri salah satu ruangan di panti jompo tersebut, memang terdapat banyak kasur busa, pakaian, minuman dan makanan yang masih baru. Namun, tak digunakan untuk penghuni panti dan disimpan di dalam gudang.

Sedangkan para penghuni panti, dibiarkan tidur di lantai tanpa kasur maupun selimut. Hanya disediakan sebuah dipan dari papan yang sudah rapuh layaknya penjara. Salah satu penghuni bahkan hanya mengenakan baju yang sudah lusuh tanpa celana dengan kondisi kurus kering.

Hingga berita ini dimuat, pemilik panti belum bisa dikonfirmasi. Dinas Sosial Riau pun berencana untuk langsung turun ke panti ini.

Editor
: Adi
Tag:panti
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)