Listrik Sering Padam di Malam Ramadhan, Kantor PLN Bangkinang Diseruduk Warga

datariau.com
2.297 view
Listrik Sering Padam di Malam Ramadhan, Kantor PLN Bangkinang Diseruduk Warga
Mirdas Aditya
Suasana pertemuan warga dan PLN Rayon Bangkinang.

BANGKINANG KOTA, datariau.com - Akibat sering terjadinya pemadaman listrik di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar, menyebabkan sejumlah warga dan aktivis pada pukul 11.00 wib siang tadi mendatangi kantor PLN Rayon Bangkinang, Rabu (31/5/2017).

Begitu sampai di PLN, mereka langsung diterima Manager PLN Rayon Bangkinang Amrizal SH MH di ruang kerjanya. Tampak dalam pertemuan itu Anggota DPRD Kampar Fahmil SE, Kasat Intel Polres Kampar AKP Edi Junaidi, Kapolsek Bangkinang Iptu Habibah Nil, KBO Sabhara Polres Kampar Iptu Ikhwan dan sejumlah Anggota Polisi yang telah siaga di kantor PLN Rayon Bangkinang sejak pagi, sebab ada isu demonstrasi yang akan dilakukan sekelompok masyarakat.

Dalam pertemuan yang digelar di ruang Kepala PLN Rayon Bangkinang Amrizal, perwakilan masyarakat Salo bernama Anton menyampaikan keluhan mengenai persoalan pemadaman listrik yang sering terjadi beberapa hari terakhir. Anton juga mengaku heran listrik sering mati pada malam hari di bulan Ramadhan.

Manager PLN Rayon Bangkinang Amrizal SH MH menyebut, pemadaman listrik yang terjadi selama bulan Ramadhan murni disebabkan oleh faktor cuaca yang akhir-akhir ini, karena meningkatnya curah hujan dan badai yang rata-rata terjadi pada malam hari.

Terkait Keluhan ini, Manajer PLN Rayon Bangkinang Amrizal mengungkapkan adanya pemadaman listrik dan hidup mati selama dua hari terakhir karena adanya tiang listrik yang tumbang di Simpang Tanjung Rambutan-Panglima Khatib.

"Selain itu ada kerusakan arrester atau alat penangkal petir di sekitar Workshop Bangkinang. Masih di lokasi yang sama juga terjadi meletusnya kabel di dalam tanah. Ini langsung kami minta bantuan ke Pekanbaru," ungkap Amrizal memberi keterangan kepada warga.

Dikatakan, untuk mengatasi persoalan ini tidak langsung bisa segera diatasi sebab setiap persoalan ini membutuhkan waktu. "Agar tidak bermasalah, kami membuat manuver pindahkan arus. Tapi butuh padam, padamnya tak lama sekitar satu jam. Begitu selesai perbaikan maka dipadamkan lagi," terang putra Salo asli ini yang sebelumnya bertugas di PLN Area Pekanbaru dan Kepulauan Riau.

Dia mengungkapkan, PLN tak ada niat atau dengan sengaja untuk memadamkan aliran listrik karena secara ekonomi justru akan merugikan PLN sendiri, sebab listrik tidak mengalir.

Berbagai upaya diakuinya telah dilakukan agar aliran listrik tidak gampang mati seperti memasang recloser.

"Gunanya kalau ada binatang seperti burung atau kelalawar asal tidak menempel pada tali pastinya listrik akan tetap menyala," tutup Amrizal.

Penulis
: Mirdas Aditya
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)