PT Pelindo I Telah Anggarkan di Tahun 2018

Kesal Tak Kunjung Ada Perbaikan, Masyarakat PS Timur Blokir Jalan dan Larang Kendaraan Perusahaan Melintas

Hermansyah
1.872 view
Kesal Tak Kunjung Ada Perbaikan, Masyarakat PS Timur Blokir Jalan dan Larang Kendaraan Perusahaan Melintas
Masyarakat saat melakukan pemblokiran jalan poros simpang tiga antara Kampung Pinang Sebatang Barat dengan Pasar Bunut Kampung Pinang Sebatang Timur Kecamatan Tualang.

SIAK, datariau.com - Menuntut agar segera dilakukan perbaikan jalan rusak, masyarakat lakukan pemblokir dan melarang kendaraan perusahaan melewati jalan poros Kampung Pinang Sebatang Timur (Bunut) Kecamatan Tualang Kabupaten Siak, Senin (11/12/2017). 

 

Namun, tetapi pihak PT Pelindo I Indonesia telah menganggarkannya di tahun 2018 untuk perbaikan jalan yang mengalami kerusakan tersebut.

 

Menurut keterangan masyarakat setempat, kerusakan itu terjadi dibeberapa ruas jalan Kampung Pinang Sebatang Timur tersebut telah sejak lama. Kini masyarakat meminta agar pihak perusahaan segera melakukan pembangunan (perbaikan) terhadap beberapa ruas jalan yang mengalami  kerusakan itu.

 

Sedangkan informasinya, ada sekitar 14 perusahaan yang mana angkutannya kerap menggunakan jalan Kampung Pinang Sebatang Timur itu. 

 

"Kita sudah cukup sabar, yang lewat disini banyak mobil perusahaan, seperti PT Pelindo, PT IKPP, PT HABI, PT Arara Abadi, PT MSU, dan lainnya," ujar salah seorang masyarakat Kampung Pinang Sebatang Timur tersebut kepada awak media yang enggan disebutkan namanya itu.

 

Selanjutnya, menanggapi hal itu Direktur PT Pelindo I Indonesia Jalaluddin mengatakan apa yang menjadi tuntutan masyarakat kepada PT Pelindo I, bahwasanya pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan Jalan Kampung Pinang Sebatang Timur Kecamatan Tualang Kabupaten Siak saat ini.

 

"Ini, dua minggu yang lalu, sudah kita lakukan perbaikan, kalau untuk pembangunannya, kita sudah ada tetapi nanti di tahun 2018," terangnya dihadapan masyarakat usai meninjau beberapa lokasi jalan yang terlihat rusak itu.

 

Dari keterangan masyarakat, kurang lebih ada tujuh titik lokasi ruas jalan yang dianggap rusak. Baik masyarakat ataupun perusahaan sudah berulang kali melakukan perbaikan. Namun, hanya dengan cara tambal sulam (tempel). Sedangkan ketahanan perbaikan jalan itu tidak cukup lama.

 

Sementara itu Camat Tualang Zalik Effendi Ssos melalui Kasi Pemerintahan Kecamatan Tualang dan selaku Pejabat Sementara (Pjs) Penghulu Kampung Pinang Sebatang Timur Musri MM mengatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak perusahaan yang ada.

 

"Nanti kita akan berkoordinasi dengan pihak perusahaan-perusahaan, bagaimana caranya jalan yang rusak ini dapat segera dilakukan perbaikan," katanya kepada awak media, Senin (11/12/2017).

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Hermansyah
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)