Jual Diatas Harga Rp16.000 Pertabung, Ratusan Elpiji 3 Kg Disita Satgas Gabungan

Hermansyah
2.053 view
Jual Diatas Harga Rp16.000 Pertabung, Ratusan Elpiji 3 Kg Disita Satgas Gabungan
Ilustrasi

JAMBI, datariau.com - Tim Gabungan Satgas Pengendalian Pendistribusian Elpiji Polda Jambi bersama Disperindag Kota Jambi serta Pertamina melakukan sidak di sejumlah pangkalan dan pengecer tabung gas elpiji. Hasilnya, ratusan tabung elpiji 3 kg diamankan karena dijual tidak tepat sasaran. 

Lima pengecer dan satu pangkalan ditindak tegas karena terbukti menjual tabung gas 3 kg tidak sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Demikian yang dipaparkan oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi Kombes Pol Winarta di Jambi, Rabu (22/11/2017) kemarin.

HET untuk tabung gas elpiji 3 kg, seharusnya dijual seharga Rp16.000 per tabung. Namun, pengecer tersebut menjualnya dengan harga di atas normal kisaran Rp20.000 hingga Rp25.000 per tabungnya.

"Kini barang bukti dari mereka sudah disita Polda sebanyak 175 tabung gas elpiji ukuran 3 kg yang dijual tidak sesuai HET yang ditentukan," kata Winarta.

Selanjutnya saat ini pihak Polda Jambi masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap pemilik pangkalan dan pengecer guna dimintai keterangannya.

Sementara tim terpadu menegaskan, terkait temuan dari sidak itu, pihaknya akan memberikan sanksi tegas bagi pemilik pangkalan karena telah menyalahi aturan yang berlaku.

"Ada salah satu pangkalan yang notabenya menjual tidak sesuai kontrak berlaku ke agenan, maka akan diberikan sanksi yang berlaku," kata Wirya Adi Nugraha dari pihak Pertamina.

Kemudian akan dilihat dulu kondisinya seperti apa, jika memang pangkalan itu bersalah sesuai dengan peraturan yang berat, maka akan disanksi pemutusan hubungan kerja.

Sesuai harga HET pertabung gas 3kg dijual seharga Rp16.000 pertabung. Namun, faktanya dilapangan banyak yang masih mengangkangi aturan tersebut dengan menjual di atas harga normal.

Tim akan menindak tegas setiap pangkalan dan agen yang bermain, dengan harga yang tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi seperti yang dilansir dari Antara.com*

Editor
: Hermansyah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query