Artis Aceh Diduga Mesum di Mobil, Tapi Lolos Hukuman Cambuk

Hermansyah
4.180 view
Artis Aceh Diduga Mesum di Mobil, Tapi Lolos Hukuman Cambuk
Gambar: Riausky.com
Foto diduga Mutia Liviana bersama pasanganya terlihat bersalaman dengan salah seorang anggota polisi.

ACEH, datariau.com - Artis lokal di Aceh yang sedang naik daun Mutia Liviana, dibawa ke kantor polisi bersama pasangannya diduga berbuat tidak senonoh didalam mobil di tempat umum.

 

Informasi tentang peristiwa ini langsung merebak di dunia maya setelah terjadi, Jum'at (17/11/2017) malam.

 

Tak lama, beredar foto Mutia Liviana dan pasangannya tampak sedang bersalaman dengan seorang anggota polisi yang disebut-sebut merupakan seorang petugas jaga SPBU yang memergoki dua sejoli ini.

 

Selain itu, ada juga surat pernyataan bermaterai yang menyebutkan bahwa Mutia dan pasangannya, Akriadi, dipergoki oleh petugas polisi bernama Bustami di sebuah SPBU diduga sedang mesum.

 

Meskipun kejadian ini disebut sebagai "salah paham", namun keduanya mengaku salah dan meminta maaf serta berjanji tidak akan melakukan perbuatan serupa. Namun tidak disebutkan secara jelas kesalahan apa yang mereka perbuat.

 

Dalam salah satu poin tersirat dua sejoli ini sempat hendak melarikan diri, sehingga petugas polisi harus melepaskan tembakan.

 

Selanjutnya didalam surat pernyataan tersebut, Mutia dan pasangannya mengaku bersalah dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. 

 

Mereka menjelaskan, saat berada di tempat kejadian, sedang istirahat, sebelum melanjutkan perjalanan ke Aceh Utara. Keduanya juga mengaku akan segera melakukan pernikahan pada 14 Desember 2017 mendatang.

 

"Pemilik Mobil An Akriadi tidak keberatan dengan penembakan yang diarahkan kepada mobilnya," sebut salah satu poin didalam surat pernyataan itu seperti yang dilansir dari Tribun dan Liputan Aceh.

 

Nasib Mutia Liviana dan Akriadi lebih mujur dibanding dengan pasangan lainnya yang kedapatan pacaran.

 

Umumnya warga yang kedapatan mesum, diserahkan ke aparat gampong atau digelandang ke kantor Wilayatul Hisbah (WH) dan jika dinyatakan bersalah akan mendapatkan hukuman cambuk di muka umum.*

Editor
: Hermansyah
Sumber
: Tribun dan Liputan Aceh