Anak-anak Juga Ikut Demo Tolak Penggusuran Rumah Liar di Bagan Sinembah Rohil

datariau.com
1.486 view
Anak-anak Juga Ikut Demo Tolak Penggusuran Rumah Liar di Bagan Sinembah Rohil
Samsul
Aksi warga penghuni rumah liar yang menolak penggusuran.
BAGANBATU, datariau.com - Ratusan masyarakat korban pengusuran rumah liar dan tergabung warga yang belum rumahnya digusur bersama sejumlah anak sekolah melakukan aksi menolak rumah mereka digusur oleh Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) Bagansinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Jumat (15/9/2017) pagi.

Pantauan Tim Datariau.com di lapangan, tampak aksi ini dilakukan masyarakat di Jalan Lintas Riau-Sumut tepatnya depan kuburan Tiongha di lokasi Bekoan Daerah Median Jalan (DMJ).

Di sana kelihatan para Anggota TNI, Polri dan Satpol PP Kecamatan Bagansinembah berjaga-jaga ketat.

Dalam aksi itu mereka yang mengaku warga Kepenghuluan Bagan Menunggal dan Bagan Batu Barat, Kecamatan Bagansinembah memperlihatkan kertas karton berisi tulisan aspirasi mereka.

"Lihat kami bukan teroris, kami bukan penjahat, kami anak-anak perbatasan juga anak-anak negara yang harus dilindungi," tulis di karton itu.

"Pengusuran merusak generasi muda, kami tidak sekolah, kami penerus bangsa, dimana keadilan itu!!!"

"Kami akan tetap bertahan sebelum Pemerintah Pusat menggunakan DMJ."

"Upika Bagansinembah perlu kalian ketahui!!.. kami warga Bekoan."

"Wahai bapak Presiden RI, tolong perhatikan dan bantu kami rakyat miskin."

"Dimana keadilan untuk kami sebagai warga Indonesia."

Itulah beberapa kertas mereka tunjukan di hadapan Anggota TNI, Polri dan Satpol PP dan masih ada yang lainya.

Kertas karton berisi tulisan itu dipegang anak sekolah, adapun anak sekolah tersebut anak mereka yang tinggal di DMJ jalan Lintas Riau-Sumut.

Bahkan, anak pelajar dari berbagai tingkat mulai SD, SMP dan SMA membacakan isi kertas bertulisan tersebut dan menyanyikan beberapa lagu kebangsaan Indonesia.

Massa ini berharap pihak Upika seperti Camat, Kapolsek dan Koramil hadir pada aksi yang mereka lakukan.

Tetapi Camat, Koramil dan Polsek tidak ada di lokasi tersebut. Namun ketika waktu akan masuk shalat Jum'at, para masyarakat istrahat dan memubarkan diri dan berkumpul di sebuah warung di pingir Jalan Lintas Riau-Sumut.

Di lokasi aksi tersebut, warga meminta Penghulu mereka menyampikan sepatah kata.

Dalam kesempatan itu, Penghulu Bagan Batu Barat, Zulfan Efendi mengatakan, bahwa dia meminta kepada warganya agar bersabar dan jangan bertindak bukan-bukan.

"Saya harap warga saya bersabar dan jangan ada anarkis dalam melaksanakan aksi ini," pesanya singkat.

Di kesempatan itu, RT 01 Bagan Menunggal juga mengatakan demikian, boleh menuntut hak tapi harus sportif, jangan ada anarkis. "Saya minta tetap sportif kepada masyarakat," pintanya.
Penulis
: Samsul
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)