DATARIAU.COM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (UNRI) melaksanakan program Rumah Belajar sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan anak-anak di Desa Kelebuk. Program ini menjadi wadah pembelajaran yang dirancang secara menyenangkan sekaligus bermanfaat untuk mendukung perkembangan akademik, karakter, dan bakat anak sejak usia dini.
Rumah Belajar dilaksanakan secara rutin selama masa Kukerta dengan menghadirkan berbagai kegiatan edukatif yang disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak di desa. Salah satu fokus utama program ini adalah membantu anak-anak yang masih mengalami kesulitan membaca melalui pendampingan secara bertahap dan metode belajar yang interaktif. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya meningkatkan kemampuan literasi anak agar lebih percaya diri dalam mengikuti proses pembelajaran di sekolah.
Selain pendampingan membaca, mahasiswa Kukerta juga memberikan pembinaan untuk mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki setiap anak. Berbagai aktivitas kreatif dilaksanakan agar anak-anak dapat mengeksplorasi kemampuan mereka, mulai dari berbicara di depan umum, bercerita, bernyanyi, hingga berbagai keterampilan lain yang dapat menumbuhkan rasa percaya diri.
Baca juga:Pemerintah Desa Kelebuk dan Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Aksi BEDAK, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Asri
Sebagai bagian dari pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai religius, program Rumah Belajar juga menghadirkan kegiatan mengaji bersama setiap waktu Magrib. Kegiatan ini bertujuan menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sekaligus membiasakan anak-anak untuk mengisi waktu dengan aktivitas positif yang bernilai keagamaan.
Mahasiswa Kukerta merancang setiap kegiatan dengan konsep belajar sambil bermain sehingga suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Pendekatan tersebut membuat anak-anak lebih antusias mengikuti setiap pertemuan, sekaligus membantu mereka memahami materi dengan lebih mudah.
Tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan akademik, Rumah Belajar juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk melatih kreativitas, keberanian, serta kemampuan berinteraksi dengan teman sebaya. Melalui pendampingan yang dilakukan secara konsisten, mahasiswa berharap program ini mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan anak-anak di Desa Kelebuk.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Ajarkan Daur Ulang Limbah dan Budaya Menabung kepada Siswa SDN 43 Bengkalis
Sebagai puncak dari rangkaian kegiatan, mahasiswa Kukerta Universitas Riau akan menyelenggarakan Festival Rumah Belajar yang menjadi ajang apresiasi bagi seluruh peserta. Festival ini akan menampilkan berbagai kemampuan yang telah diasah selama mengikuti program, seperti membaca, mengaji, bernyanyi, bercerita, hingga berbagai keterampilan lainnya.
Selain penampilan bakat, festival juga akan dimeriahkan dengan kuis edukatif yang berisi materi-materi yang telah dipelajari selama kegiatan Rumah Belajar berlangsung. Kuis tersebut bertujuan mengukur pemahaman anak-anak sekaligus mengingat kembali berbagai pengetahuan yang telah mereka peroleh selama mengikuti program.
Sebagai bentuk penghargaan atas semangat belajar dan partisipasi para peserta, mahasiswa Kukerta akan memberikan hadiah kepada anak-anak yang mengikuti festival dan berhasil menjawab kuis dengan baik. Pemberian apresiasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan berkesan.
Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau
Melalui program Rumah Belajar beserta Festival Rumah Belajar, mahasiswa Kukerta Universitas Riau berharap dapat meninggalkan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Kelebuk, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak-anak. Program ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan selama masa pengabdian, tetapi juga mampu menginspirasi masyarakat untuk terus menciptakan lingkungan belajar yang aktif, kreatif, dan berkelanjutan demi mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.***