Rabies Jadi Ancaman, Mahasiswa KUKERTA UNRI Edukasi Siswa SDN 25 Bantan tentang Pencegahan Sejak Dini

datariau.com
71 view
Rabies Jadi Ancaman, Mahasiswa KUKERTA UNRI Edukasi Siswa SDN 25 Bantan tentang Pencegahan Sejak Dini

BENGKALIS, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) Kelompok Desa Bantan Timur melaksanakan kegiatan Sosialisasi Bahaya Rabies di SD Negeri 25 Bantan, Desa Bantan Timur, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah dasar, mengenai pentingnya pencegahan penyakit rabies.

Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai penyakit rabies, mulai dari pengertian rabies, hewan-hewan yang dapat menjadi penular, cara penyebaran penyakit, langkah-langkah pencegahan, hingga tindakan yang harus segera dilakukan apabila mengalami gigitan hewan yang diduga terinfeksi rabies.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KUKERTA menyampaikan materi secara interaktif dengan memanfaatkan media presentasi, video edukasi, serta sesi tanya jawab yang melibatkan para siswa. Metode penyampaian yang komunikatif membuat para peserta tampak antusias mengikuti setiap materi yang diberikan.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Serahkan Banner Alur Pelayanan Administrasi Desa di Bantan Timur, Permudah Akses Informasi Masyarakat


Selain menjelaskan bahaya rabies, mahasiswa juga mengedukasi siswa agar tidak mengganggu hewan liar maupun hewan yang tidak dikenal, menjaga kebersihan lingkungan, serta segera melapor kepada orang tua atau guru apabila mengalami gigitan hewan agar dapat memperoleh penanganan medis secepat mungkin.

Salah satu mahasiswa KUKERTA Universitas Riau dari Program Studi Kedokteran Hewan, Rizka Dewi Anggraeni, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai rabies sebagai salah satu penyakit zoonosis yang berbahaya.

"Melalui sosialisasi ini, kami berharap siswa dapat mengenali bahaya rabies sejak dini, mengetahui cara menghindari gigitan hewan yang berisiko, dan memahami pentingnya segera mendapatkan pertolongan apabila terjadi gigitan," ujar Rizka.


Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Gelar Pelatihan Media Ajar Berbasis Digital untuk Guru SDN 25 Bantan


Menurutnya, edukasi sejak usia dini sangat penting karena anak-anak merupakan kelompok yang cukup rentan mengalami gigitan hewan peliharaan maupun hewan liar saat bermain di lingkungan sekitar. Dengan bekal pengetahuan yang benar, diharapkan mereka mampu mengambil tindakan yang tepat apabila menghadapi situasi berisiko.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 25 Bantan, Rahman, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai memberikan manfaat besar bagi para siswa.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KUKERTA Universitas Riau yang telah memberikan edukasi kepada siswa kami. Penyampaian materi yang menarik membuat anak-anak lebih mudah memahami bahaya rabies dan langkah-langkah pencegahannya. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan," ungkap Rahman.

Ia berharap edukasi serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari pembentukan karakter hidup sehat dan peningkatan kesadaran siswa terhadap berbagai penyakit yang dapat mengancam kesehatan masyarakat.

Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau


Melalui kegiatan ini, mahasiswa KUKERTA Universitas Riau berharap pengetahuan siswa mengenai rabies semakin meningkat sehingga mereka mampu menerapkan perilaku hidup yang aman di lingkungan sekitar. Tidak hanya itu, para siswa juga diharapkan dapat menjadi penyampai informasi kepada keluarga dan masyarakat mengenai pentingnya pencegahan rabies, sehingga upaya pengendalian penyakit tersebut dapat dilakukan secara bersama-sama melalui peningkatan kesadaran sejak usia dini.***

Penulis
: Rizka Dewi Anggraeni
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)