Presiden: Kasus Perundungan Jangan Ditutupi Demi Nama Baik Sekolah

mita
444 view
Presiden: Kasus Perundungan Jangan Ditutupi Demi Nama Baik Sekolah
Foto: katakata.co.id
Presiden Republik Indonesia: Joko Widodo.
DATARIAU.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para guru tidak menutup-nutupi jika terjadi kasus perundungan atau bullying di sekolah. Hal itu disampaikan Jokowi di Pembukaan Kongres XXIII Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tahun 2024, Jumat (1/3/2024).

Menurut Jokowi, dibanding harus menutupi, sekolah harusnya bisa menyelesaikan masalah yang ada dan melakukan pencegahan.

"Biasanya kasus bullying ditutup-tutupi untuk melindungi nama baik sekolah. Saya kira yang baik adalah menyelesaikan dan memperbaiki," ujarnya dikutip dari kompas.com.

Jokowi mengaku sangat khawatir dengan banyaknya kasus bullying, kasus kekerasan dan pelecehan yang terjadi di sekolah. Ia pun menegaskan hal semacam itu tidak boleh lagi terjadi dan dibiarkan tetap ada di sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman.

"Jangan sampai ada siswa yang takut, ketakutan di sekolah. Jangan sampai ada siswa yang tertekan di sekolah, dan tidak betah di sekolah," kata Jokowi.

Menurut Kepala Negara yang dikutip dari antaranews.com kasus perundungan tidak boleh terjadi lagi dan dibiarkan berlarut. Sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi siswa untuk belajar, bertanya, berkreasi, bermain, dan bersosialisasi.

Presiden menaruh harapan besar kepada para guru untuk menjadi ujung tombak dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi siswa.

Ia meminta para guru mengutamakan tindakan pencegahan agar kasus perundungan tidak terjadi.

"Utamakan pencegahan, utamakan hak-hak anak-anak kita, utamanya kepada korban jangan sampai kasus 'bullying' ditutup-tutupi, tapi diselesaikan," kata dia.

Dikutip dari republika.co.id Presiden Jokowi juga berpesan kepada para guru bahwa pendidikan dan pembangunan kemampuan serta karakter SDM sebagai penting untuk mencetak bonus demografi yang berkualitas demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Pada akhir sambutan, ia mengapresiasi kolaborasi pemerintah dan PGRI untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme guru, serta menghasilkan generasi muda yang unggul dengan karakter kebangsaan yang kuat.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)