Pengabdian Kukerta Berdampak UNRI Wujudkan Budaya Peduli Lingkungan melalui Revitalisasi Kebersihan Lapangan Voli Desa Banjar Guntung dengan Pembangunan Tempat Sampah Permanen

Samsul
81 view
Pengabdian Kukerta Berdampak UNRI Wujudkan Budaya Peduli Lingkungan melalui Revitalisasi Kebersihan Lapangan Voli Desa Banjar Guntung dengan Pembangunan Tempat Sampah Permanen
KUANSING, datariau.com-Dalam upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Berdampak Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 melaksanakan program gotong royong yang dipadukan dengan pembangunan tempat sampah permanen di lapangan voli Desa Banjar Guntung, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Program ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan menciptakan fasilitas umum yang bersih, nyaman, serta mendukung aktivitas masyarakat secara berkelanjutan.

Program tersebut dilaksanakan sebagai respons terhadap kondisi lapangan voli yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat, baik untuk kegiatan olahraga, perlombaan, maupun berbagai kegiatan sosial. Tingginya intensitas penggunaan lapangan menjadikan kebersihan lingkungan sebagai aspek penting yang harus dijaga agar fasilitas tersebut tetap nyaman digunakan oleh seluruh masyarakat.

Sebelum pelaksanaan program, mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau melakukan observasi lapangan dan berdiskusi bersama Kepala Desa Banjar Guntung yaitu Bapak Taitobes, seluruh perangkat desa, serta masyarakat setempat. Hasil observasi menunjukkan bahwa masih terbatasnya sarana pembuangan sampah menyebabkan sampah banyak berserakan di sekitar lapangan, terutama setelah adanya kegiatan olahraga maupun aktivitas masyarakat lainnya.

Berdasarkan hasil identifikasi tersebut, mahasiswa kemudian menyusun program kerja yang tidak hanya berfokus pada kegiatan gotong royong, tetapi juga memberikan solusi jangka panjang melalui pembangunan tempat sampah permanen. Program ini dirancang agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam waktu yang lama sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Program kerja ini digagas dan dilaksanakan oleh mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau yang terdiri atas Aditia Pratama, Anissa Miranda, Dimas Adrian, Eka Rahayu, Lailydynia Dwi Kundari, Marsya Adelia, Rahma Natasya, Ripa Nuraini, Zaki Hafizh Fakhira, dan Zesa Zazira Nahda, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Naila Fauza Pd.

Kegiatan diawali dengan aksi gotong royong yang melibatkan mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI bersama masyarakat Desa Banjar Guntung. Seluruh peserta bekerja sama membersihkan area lapangan voli dari sampah, rumput liar, dedaunan kering, serta material lain yang mengganggu kebersihan dan kenyamanan fasilitas olahraga tersebut.

Semangat kebersamaan terlihat selama kegiatan berlangsung. Mahasiswa dan masyarakat saling membantu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan tanpa membedakan peran. Suasana kekeluargaan yang tercipta menjadi cerminan kuatnya budaya gotong royong yang masih terpelihara di tengah masyarakat Desa Banjar Guntung.

Setelah proses pembersihan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembangunan tempat sampah permanen di lokasi yang strategis di sekitar lapangan voli. Tempat sampah tersebut dibangun menggunakan material yang kokoh sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang sebagai fasilitas pendukung kebersihan lingkungan.

Pembangunan tempat sampah permanen ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan. Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, fasilitas ini juga menjadi sarana edukasi dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan, khususnya bagi anak-anak dan generasi muda yang sering memanfaatkan lapangan sebagai tempat berolahraga dan berkumpul.

Melalui program ini, mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik berupa tempat sampah permanen, tetapi juga berupaya membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Edukasi dilakukan melalui pendekatan langsung dengan memberikan contoh bahwa perubahan dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan fasilitas umum.

Mahasiswa juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor utama dalam menjaga keberlangsungan program sehingga hasil yang dicapai tidak berhenti setelah masa Kukerta berakhir.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan yang sangat positif dari masyarakat Desa Banjar Guntung. Warga mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang tidak hanya memberikan gagasan, tetapi juga terlibat secara langsung dalam merealisasikan program yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan desa. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa program yang dilaksanakan telah menjawab kebutuhan nyata di lingkungan sekitar.

Kolaborasi antara mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi bukti bahwa sinergi yang baik mampu menghasilkan perubahan positif bagi lingkungan. Melalui kerja sama tersebut, berbagai kebutuhan masyarakat dapat diidentifikasi dan diwujudkan dalam bentuk program yang tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh warga Desa Banjar Guntung.

Program gotong royong dan pembangunan tempat sampah permanen ini juga mencerminkan komitmen Kukerta Berdampak Universitas Riau dalam mendukung pembangunan desa yang selaras dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek kesehatan lingkungan, permukiman yang berkelanjutan, serta penguatan kemitraan dengan masyarakat. Melalui kolaborasi yang erat antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga, diharapkan program serupa dapat terus dikembangkan sebagai langkah nyata dalam menciptakan lingkungan desa yang bersih, sehat, nyaman, dan berdaya saing.

Melalui kegiatan gotong royong dan pembangunan tempat sampah permanen ini, mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau berharap budaya peduli lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Banjar Guntung. Dengan terjaganya kebersihan lapangan voli beserta lingkungan sekitarnya, fasilitas umum tersebut diharapkan dapat terus dimanfaatkan sebagai ruang olahraga, rekreasi, dan interaksi sosial yang bersih, sehat, dan nyaman. Program ini juga diharapkan menjadi salah satu wujud nyata implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat serta memperkuat kolaborasi antara Universitas Riau dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.***
Penulis
: Eka Rahayu
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)