Pengabdian KUKERTA Berdampak Unri : Mahasiswa Sosialisasikan Minuman Herbal Berbahan Tanaman Toga

Samsul
77 view
Pengabdian KUKERTA Berdampak Unri : Mahasiswa Sosialisasikan Minuman Herbal Berbahan Tanaman Toga
ROKAN HILIR, datariau.com- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Berdampak Universitas Riau (Unri) yang bertugas di Kepenghuluan Jojol, Kecamatan Kubu Babussalam, menggelar sosialisasi dan pelatihan pembuatan minuman herbal berbahan dasar hasil Tanaman Obat Keluarga (Toga). Minuman herbal yang diperkenalkan dibuat dari bahan-bahan alami, yaitu bawang merah, jahe, madu, dan susu kental manis, 22 Juli 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan tanaman toga yang ditanam warga di pekarangan rumah agar memiliki nilai tambah, baik untuk kesehatan keluarga maupun potensi ekonomi rumah tangga. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai manfaat kesehatan dari masing-masing bahan, seperti jahe yang dikenal menghangatkan tubuh dan bawang merah yang memiliki kandungan antioksidan, kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi langsung cara mengolah bahan-bahan tersebut menjadi minuman herbal yang siap dikonsumsi.

Kegiatan ini disambut antusias oleh warga yang hadir, mulai dari pemaparan manfaat masing-masing bahan herbal hingga praktik langsung meracik minuman menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar rumah. Tim Kukerta menjelaskan bahwa kombinasi bawang merah dan jahe dikenal dapat membantu menghangatkan tubuh serta meredakan gejala flu ringan, sementara madu berfungsi sebagai pemanis alami sekaligus sumber antioksidan.

Penanggung jawab program, Lulu Gemita dan Naomy Nathalia Marpaung, menyampaikan bahwa minuman herbal ini dipilih karena bahan bakunya mudah didapat dan sebagian besar sudah tersedia di pekarangan warga. “Kami ingin masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga, dapat memanfaatkan toga yang mereka miliki menjadi produk minuman kesehatan yang sederhana namun bermanfaat, bahkan berpotensi dikembangkan menjadi usaha rumahan,” katanya.

"Banyak warga yang sebenarnya sudah menanam bawang merah dan jahe di pekarangan rumah, tapi belum tahu cara mengolahnya menjadi minuman herbal yang praktis dan menyehatkan. Kami ingin mengenalkan resep sederhana ini supaya bisa diterapkan sehari-hari oleh keluarga," ujar Naomy Nathalia Marpaung.

Ketua Kukerta Desa Jojol, Candra Kurniawan, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pola hidup sehat di tengah masyarakat menggunakan bahan-bahan alami yang mudah didapat.

"Minuman herbal ini kami pilih karena bahannya murah, mudah dicari, dan cara membuatnya pun sederhana, sehingga warga bisa langsung mempraktikkannya sendiri di rumah," kata Candra Kurniawan.
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)