Pengabdian KKN UNRI 2022 Sosialisasi Stunting di Desa Pulau Tengah Pangean

datariau.com
1.913 view
Pengabdian KKN UNRI 2022 Sosialisasi Stunting di Desa Pulau Tengah Pangean

KUANSING, datariau.com - Menurut data dari WHO, terdapat 178 juta anak seluruh dunia mengalami pertumbuhan terhambat karena stunting, termasuk Indonesia dengan sebanyak 9 juta balita.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengatakan, angka stunting di Indonesia berdasarkan hasil survei mencapai 24,4 persen yang masih melebihi standar WHO yaitu 20 persen.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak pada usia 1000 hari kehidupan diakibatkan kekurangan gizi kronis.

Ini sangat berdampak buruk pada gizi dan psikologis anak. Bagi UNICEF, stunting didefinisikan sebagai persentase anak-anak usia 0 sampai 59 bulan, dengan tinggi badan di bawah minus (stunting sedang dan berat) dan minus tiga (stunting kronis), yang diukur dengan menggunakan standar pertumbuhan anak yang dikeluarkan oleh WHO.

Langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi Stunting di Indonesia yaitu dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai apa itu stunting dan bagaimana pencegahannya.

Sejalan dengan wujud dari kontribusi UNRI dalam Kukerta tahun 2022 yaitu membentuk mahasiswa peduli stunting atau mahasiswa "penting", mahasiswa Kukerta Universitas Riau Desa Pulau Tengah, Kecamatan Pangean bekerjasama dengan Bidan Desa dan Puskesmas Pangean melakukan sosialisasi pengenalan dan pencegahan stunting kepada masyarakat setempat yang dilaksanakan di PAUD Harapan Bunda, Rabu (27/7/2022).

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri wali murid PAUD Harapan Bunda dan warga sekitar Desa Pulau Tengah.

Sosialisasi stunting dibuka Ibu Ibet selaku Bidan Desa Pulau Tengah, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi stunting oleh Mahasiswa Kukerta Universitas Riau, Dila Firtriani.

Materi yang dibahas dalam sosialisasi stunting adalah mengenai apa itu stunting, penyebab stunting, dan cara pencegahannya.

Kegiatan sosialisasi stunting berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir yang ditutup dengan jargon "cegah stunting demi generasi yang menjanjikan".

Implementasi dari kegiatan sosialisasi stunting ini, mahasiswa Kukerta Desa Pulau Tengah akan membagikan makanan penunjang pencegah stunting berupa bubur kacang hijau kepada masyarakat setempat.

Dengan adanya sosialisasi stunting ini, diharapkan masyarakat Desa Pulau Tengah lebih peduli terhadap stunting dan dapat mencegah sedari dini. (jek)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)