PEKANBARU, datariau.com - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau kembali menyelenggarakan Olimpiade Ekonomi 13 Se-Indonesia pada Selasa (19/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Rusunawa Universitas Riau ini menjadi wadah pengembangan potensi akademik, kreativitas, serta daya saing peserta didik di bidang ekonomi dari berbagai daerah di Indonesia.
Mengusung tema “Encouraging Education and Digital Innovation to Shape Excellent and Globally Competitive Human Resources” atau “Mendorong Pendidikan dan Inovasi Digital untuk Membentuk Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berdaya Saing Global”, kegiatan ini mencerminkan komitmen dalam mendukung pengembangan pendidikan berbasis inovasi digital guna menciptakan generasi yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi tantangan global.
Pelaksanaan Olimpiade Ekonomi 13 Se-Indonesia bertujuan menjadikan ajang ini sebagai sarana implementasi lima pilar pendidikan, yakni Learning to Know, Learning to Do, Learning to Be, Learning to Live Together, serta Learning to Believe in and Convince the Almighty God guna membentuk sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, adaptif, dan kompetitif. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk aktualisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penguatan kualitas akademik, pengembangan penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Baca juga:Selamat, Ini Para Juara Olimpiade Ekonomi 9 Tingkat Nasional Tahun 2022
Kegiatan pembukaan diawali dengan registrasi peserta dan penayangan Video Opening Ceremony. Suasana berlangsung khidmat saat seluruh peserta dan tamu undangan bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Mahasiswa, serta Mars Pekon.
Kemeriahan acara pembukaan semakin terasa dengan penampilan Tari Persembahan dari Sanggar Tahira Pendidikan Ekonomi. Selanjutnya, kegiatan dibuka oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan Tilawah Al-Qur’an serta doa bersama sebagai harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta.
Rangkaian pembukaan juga diisi dengan laporan Ketua Pelaksana Olimpiade Ekonomi 13 Se-Indonesia. Setelah itu, sambutan disampaikan oleh Ketua Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Riau sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Sambutan berikutnya diberikan oleh Wakil Dekan II FKIP Universitas Riau yang memotivasi peserta untuk terus meningkatkan kompetensi akademik dan keterampilan digital sebagai bekal menghadapi persaingan global.
Pembukaan Olimpiade Ekonomi 13 Se-Indonesia ditandai dengan prosesi pemukulan gong yang berlangsung meriah sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian perlombaan.
Baca juga:Olimpiade Ekonomi 11 Tahun 2024 Se-Indonesia Berlangsung Meriah
Usai sesi sambutan, peserta disuguhkan berbagai penampilan hiburan seperti monolog, duet song, dan solo song, serta pengenalan cabang lomba yang akan dipertandingkan. Acara pembukaan kemudian ditutup dan dilanjutkan dengan persiapan talkshow pendidikan.
Talkshow pendidikan menghadirkan Hj. Februarti, M.Pd. sebagai narasumber yang membahas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di era digital. Kegiatan berlangsung interaktif dan memberikan wawasan baru bagi peserta mengenai pentingnya inovasi dan kreativitas dalam dunia pendidikan.
Dalam pelaksanaannya, Olimpiade Ekonomi 13 Se-Indonesia mempertandingkan berbagai cabang lomba yang terbagi dalam tiga kategori jenjang pendidikan, yakni tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, serta mahasiswa dan umum.
Baca juga:Olimpiade Ekonomi 12 Se-Indonesia Tahun 2025 FKIP UNRI Resmi Dibuka
Pada tingkat SMP/sederajat, cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Teka-Teki Silang, Ranking 1, Economic Speech, Tes Tertulis, dan Cerdas Cermat.
Sementara itu, tingkat SMA/SMK/sederajat mempertandingkan Debat Ekonomi, Ranking 1, Economic Speech, Tes Tertulis, Cerdas Cermat, Mading 3D, Teori Kejuruan, serta Siklus Akuntansi.
Adapun pada kategori mahasiswa dan umum, peserta berkompetisi dalam cabang Poster Digital, Esai, dan Videografi.
Melalui penyelenggaraan Olimpiade Ekonomi 13 Se-Indonesia, FKIP Universitas Riau berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana peningkatan kualitas pendidikan, mempererat relasi antarpelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia, sekaligus melahirkan generasi muda yang unggul, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat global.***
Baca juga:Olimpiade Ekonomi 12 Resmi Ditutup, Sekolah Dharma Yudha Juara