SIAK, datariau.com - Semangat kemerdekaan terasa kuat di Kampung Bunsur, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, pada Senin (17/8/2026). Ratusan masyarakat, pelajar, pemuda, aparatur pemerintahan, serta unsur TNI-Polri berkumpul untuk mengikuti rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Di tengah momentum tersebut, Kelompok 61 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Tahun 2026 turut mengambil bagian dalam rangkaian kegiatan kemerdekaan tingkat Kecamatan Sungai Apit.
Sejak pagi, mahasiswa KKN 61 UMRI terlibat dalam persiapan dan latihan bersama Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kecamatan Sungai Apit. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam menyukseskan pelaksanaan upacara sekaligus membangun kebersamaan dengan masyarakat setempat.
Baca juga:
Semarak KKN UMRI di Sungai Apit: Kelompok 61 Bangun Kolaborasi dan Semangat Dakwah Bersama Muhammadiyah
Kampung Bunsur menjadi pusat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kecamatan Sungai Apit. Lapangan Sepak Bola Kampung Bunsur dipenuhi sekitar 500 peserta dan tamu undangan yang mengikuti upacara dengan penuh khidmat.
Upacara dipimpin Dirbinmas Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono, S.I.K. selaku inspektur upacara. Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Siak Syamsurizal, Ketua DPRD Kabupaten Siak Indra Gunawan, Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, Camat Sungai Apit Tengku Muhtasar, unsur TNI-Polri, para penghulu se-Kecamatan Sungai Apit, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, pelajar, mahasiswa, serta masyarakat.
Saat Sang Merah Putih perlahan dikibarkan menuju puncak tiang, suasana lapangan berubah menjadi hening. Seluruh peserta memberikan penghormatan dan mengikuti prosesi pengibaran bendera dengan penuh rasa nasionalisme.
Baca juga:KKN UMRI Kelompok 101 Olah Kelapa Jadi VCO, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Tanjung Beringin
Bagi Kelompok 61 KKN UMRI, momentum tersebut bukan sekadar perayaan tahunan. Keterlibatan langsung mahasiswa sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan upacara menjadi pengalaman berharga dalam menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.
Kehadiran mahasiswa juga menjadi ruang untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Kemerdekaan dimaknai bukan hanya sebagai momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga sebagai kesempatan bagi generasi muda untuk mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat.
Semarak kemerdekaan kemudian berlanjut pada siang hari. Lapangan Kampung Bunsur kembali dipadati masyarakat yang mengikuti berbagai perlombaan rakyat tingkat Kecamatan Sungai Apit.
Baca juga:KKN UMRI Kelompok 57 Edukasi Siswa TK di Sungai Apit tentang Cara Sikat Gigi yang Baik dan Benar
Kelompok 61 KKN UMRI turut berbaur bersama warga dalam suasana penuh keceriaan. Berbagai perlombaan tradisional digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Tawa dan sorak-sorai masyarakat terdengar sepanjang kegiatan berlangsung.
Salah satu perlombaan yang paling dinantikan adalah panjat pinang. Perlombaan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menggambarkan nilai gotong royong yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia.
Batang pinang yang licin dan hadiah yang berada di puncak menjadi tantangan yang harus ditaklukkan secara bersama-sama. Para peserta harus saling menopang, bekerja sama, dan membangun kepercayaan agar dapat mencapai tujuan.
Baca juga:Media Online Data Riau Jadi Pilihan Mahasiswa untuk Ekspos Tugas Kuliah
Nilai tersebut sejalan dengan semangat pengabdian yang dibawa Kelompok 61 KKN UMRI selama menjalankan kegiatan di Kampung Bunsur. Menurut semangat yang mereka hadirkan, kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati, tetapi perlu diisi melalui kebersamaan, kepedulian, kreativitas, dan karya nyata.
Rangkaian kegiatan pada 17 Agustus 2026 di Kampung Bunsur pun menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana masyarakat merayakan kemerdekaan. Dari suasana khidmat saat pengibaran bendera hingga kemeriahan perlombaan rakyat, seluruh elemen masyarakat dapat berkumpul dalam satu semangat persaudaraan.
Bagi mahasiswa KKN 61 UMRI, keterlibatan dalam peringatan kemerdekaan tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan pengabdian mereka. Selain menjalankan berbagai program kerja, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat dan ikut merasakan langsung kehidupan sosial di Kampung Bunsur.
Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pengabdian mahasiswa tidak selalu diwujudkan melalui program kerja formal. Kehadiran, partisipasi, dan keterlibatan bersama masyarakat dalam momentum penting juga menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa di tengah masyarakat.
Dari Kampung Bunsur, semangat kemerdekaan tidak berhenti pada kibaran Sang Merah Putih. Semangat itu terus hidup melalui gotong royong, tawa, kebersamaan, dan kepedulian masyarakat dalam membangun lingkungan serta masa depan bersama.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI akhirnya menjadi kenangan yang mempererat hubungan antara mahasiswa KKN 61 UMRI dan masyarakat Kecamatan Sungai Apit, sekaligus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan akan semakin bermakna ketika diisi dengan kebersamaan dan tindakan nyata.***