Menarik, Begini Cara Mahasiswa UIR Menjadi Guru Bagi Anak Jalanan di Kota Pekanbaru

datariau.com
2.862 view
Menarik, Begini Cara Mahasiswa UIR Menjadi Guru Bagi Anak Jalanan di Kota Pekanbaru
Foto: Ist.
Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Pertanian Universitas Islam Riau, pada Ahad sore kemarin (23/1/2022) melanjutkan program HMI Mengajar Anak-anak Laskar Jalanan Kota Pekanbaru.

PEKANBARU, datariau.com - Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Pertanian Universitas Islam Riau, pada Ahad sore kemarin (23/1/2022) melanjutkan program HMI Mengajar Anak-anak Laskar Jalanan Kota Pekanbaru, yang kesekiankalinya.

Bertempat di Simpang Empat SKA beberapa orang dari pengurus komisariat pertanian bersama rekan dari komisariat se-lingkungan UIR mengajar anak-anak laskar jalanan Kota Pekanbaru yang notaben sebagai pengamen dan penjual tisu di Simpang Empat SKA.

Kepala Unit Perguruan Tinggi Jaringan Kampus (PTJK) HMI MPO Komisariat Pertanian UIR M Rio Azlani Alhafiz mengungkapkan, kegiatan tersebut dijalankan oleh pengurus komisariat pertanian UIR di setiap Ahad.

"Harapannya dengan adanya kawan-kawan yang berkesempatan untuk mengajar anak-anak laskar jalanan tersebut dapat membantu pengetahuan dan wawasan mereka kedepannya, sehingga mereka yang hidup di jalanan bisa terus melanjutkan pendidikannya hingga ke jenjang berikutnya," kata Rio kepada datariau.com melalui rilis, Ahad malam.



Ketua Umum HMI MPO Komisariat Pertanian UIR Mattalail Fajri Yansyah mengungkapkan, HMI Mengajar adalah bentuk tindakan empati Himpunan Mahasiswa Islam (MPO) Komisariat Pertanian UIR terhadap rendahnya tingkat pendidikan anak jalanan.

Baca juga: Pengurus Himpunan Pelajar Mahasiswa Desa Padang Luas Periode 2022-2024 Resmi Dilantik, Siap Menebar Kebaikan Basamo Membolo Nagoghi


"Sebagai mana yang kita ketahui bersama kehidupan anak jalanan sangat jauh dari pendidikan. Semoga dengan adanya program ini dapat terus meningkatkan kemampuan anak jalanan dalam bidang pengetahuan. Sehingga bisa memberikan pencerahan agar menyadarkan mereka betapa pentingnya pendidikan bagi mereka," terangnya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)