Mahasiswa Kukerta UNRI Sosialisasikan Anti Bullying di Sekolah Al-Fata Desa Pasir Agung

datariau.com
89 view
Mahasiswa Kukerta UNRI Sosialisasikan Anti Bullying di Sekolah Al-Fata Desa Pasir Agung

ROKAN HULU, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (UNRI) yang bertugas di Desa Pasir Agung, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Rokan Hulu, melaksanakan kegiatan sosialisasi anti bullying di Sekolah Al-Fata pada Jumat (25/7/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja yang bertujuan meningkatkan kesadaran siswa mengenai bahaya perundungan serta pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.

Sosialisasi tersebut disambut antusias oleh para siswa yang mengikuti kegiatan sejak awal hingga akhir. Selama penyampaian materi, para peserta tampak aktif menyimak penjelasan yang diberikan oleh mahasiswa Kukerta serta berpartisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab.

Dalam pemaparannya, mahasiswa Kukerta menjelaskan pengertian bullying beserta berbagai bentuknya yang sering terjadi di lingkungan sekolah, mulai dari bullying secara fisik, verbal, sosial, hingga melalui media digital. Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak negatif yang dapat dialami korban maupun pelaku bullying, baik dari sisi psikologis, sosial, maupun perkembangan karakter.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Edukasi Siswa SMPN 4 Singingi tentang Bahaya Kenakalan Remaja


Tidak hanya itu, para mahasiswa juga mengedukasi siswa mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan apabila menyaksikan atau menjadi korban tindakan bullying. Mereka mengajak siswa untuk tidak takut melapor kepada guru maupun orang tua serta menanamkan pentingnya sikap saling menghormati dan peduli terhadap sesama teman.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pihak Sekolah Al-Fata. Dalam sambutannya, salah seorang guru menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa Kukerta Universitas Riau yang menghadirkan edukasi penting bagi para siswa.

"Kami berharap dengan adanya sosialisasi anti bullying ini dapat memberikan pemahaman kepada siswa tentang dampak buruk dari bullying, sekaligus meningkatkan kesadaran akan bahaya bullying, serta menumbuhkan sikap empati di antara siswa," ujarnya.

Baca juga:Mahasiswa FISIP Berdampak Universitas Riau Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SD Aulia Cendekia Islamic School


Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa Kukerta berharap para siswa dapat lebih peka terhadap kondisi sosial di lingkungan sekolah, membangun budaya saling menghargai, serta memiliki keberanian untuk melaporkan apabila menemukan atau mengalami tindakan perundungan.

Agar materi lebih mudah dipahami, sosialisasi juga dikemas secara interaktif melalui sesi tanya jawab dan diskusi. Para siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, berbagi pengalaman, serta mengajukan pertanyaan terkait berbagai bentuk bullying yang mungkin terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Suasana yang komunikatif membuat para peserta lebih mudah memahami pentingnya mencegah perundungan sejak dini.

Penulis
: Fadilla Lolicorima
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)