Mahasiswa Kukerta UNRI Perkenalkan Eco Enzyme Kepada Kelompok Tani Desa Keritang

datariau.com
836 view
Mahasiswa Kukerta UNRI Perkenalkan Eco Enzyme Kepada Kelompok Tani Desa Keritang

DATARIAU.COM - Mahasiswa/i Kuliah Kerja Nyata Universitas Riau dalam rangka pelaksanaan program kerja sosialisasi dan pelatihan 𝘦𝘤𝘰 𝘦𝘯𝘻𝘺𝘮𝘦, mengadakan pertemuan dengan kelompok tani Gabotan Sahabat di Desa Keritang, Kecamatan Kemuning, Indragiri Hilir.

Sosialisasi dan pelatihan 𝘦𝘤𝘰 𝘦𝘯𝘻𝘺𝘮𝘦 dilaksanakan pada Kamis 15 Agustus 2024 guna membentuk kreatifitas pengelolaan sampah limbah organik sisa rumah tangga.

Sosialisasi dan pelatihan 𝘦𝘤𝘰 𝘦𝘯𝘻𝘺𝘮𝘦 ini menjadi wadah pembelajaran dalam mengolah sampah organik yang mudah ditemukan di sekitar desa khususnya di dapur rumah masyarakat.

Kegiatan ini dapat menjadi hal yang bermanfaat baik bagi rumah tangga, pertanian, perairan dan sebagainya.

Proses pembuatan 𝘦𝘤𝘰 𝘦𝘯𝘻𝘺𝘮𝘦 hanya melibatkan beberapa bahan diantaranya air, sampah organik (sayur dan sisa kulit buah), serta gula merah dengan perbandingan 10:3:1.

Sosialisasi dan pelatihan 𝘦𝘤𝘰 𝘦𝘯𝘻𝘺𝘮𝘦 ini sangat menarik perhatian kelompok tani yang dimana sejalan dengan rutinitas mereka sehari-hari dalam bidang pertanian.

Kegiatan ini diikuti dengan semangat dan antusias yang tinggi baik dari kelompok tani dan mahasiswa/i Kukerta Universitas Riau.

"Dengan adanya pengetahuan tentang 𝘦𝘤𝘰 𝘦𝘯𝘻𝘺𝘮𝘦 ini, sebenarnya sangat membantu para masyarakat yang bertani di sini, seperti yang dikatakan mahasiswa Kukerta UNRI tadi terkait 𝘦𝘤𝘰 𝘦𝘯𝘻𝘺𝘮𝘦 ini, masyarkat tidak perlu menggunakan pupuk kimia untuk di perkebunannya lagi dengan bahan yang mudah ditemukan yaitu bahan limbah organik sisa sayuran atau buah-buahan," kata Ketua Kelompok Tani Gabotan Sahabat Desa Keritang, Su'utoni.

Tak lepas dari itu bapak Senak selaku anggota kelompok tani Desa Keritang pun mengatakan 𝘦𝘤𝘰 𝘦𝘯𝘻𝘺𝘮𝘦 ini termasuk ide baru belum pernah di sini melakukan hal itu dan itu termasuk solusi yang baru. "Kami mengucapkan terima kasih atas penyampaian ilmu barunya," katanya.

Pengenalan 𝘦𝘤𝘰 𝘦𝘯𝘻𝘺𝘮𝘦 ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa UNRI untuk mengaplikasikan pengetahuan akademis dalam konteks nyata, sekaligus mengembangkan potensi dalam mengolah limbah sehari-hari, menjadi sebuah produk yang dapat menguntungkan lingkungan sekitar.

Interaksi langsung dengan masyarakat yang memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dan lebih memahami tentang kebutuhan-kebutuhan para kelompok tani, dan dapat membuat inovasi baru memajukan pertanian dengan modal yang terjangkau.

Adapun Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Keritang terdiri dari 10 orang yakni Rafif Varindra, Anggi Saputri, Nabila Nurrahma Rinda, Kurnila Mildariah, Unggul Dwi Anugrah, Edistin Sayandini Hutajulu, Kelvin Oktariza Toni, Sri Wahyuni, Harlen Hadi Wardana, dan Elisa Ompusunggu dengan Dosen Pembimbing Lapangan Drs Wahyu Hamidi MSi.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)