Mahasiswa KUKERTA UNRI Hadirkan Kebun TOGA Berbasis QR Code di Desa Banjar Benai, Dukung Kesehatan dan Ketahanan Pangan Keluarga

datariau.com
123 view
Mahasiswa KUKERTA UNRI Hadirkan Kebun TOGA Berbasis QR Code di Desa Banjar Benai, Dukung Kesehatan dan Ketahanan Pangan Keluarga

KUANTAN SINGINGI, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) melaksanakan program Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Banjar Benai, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (21/7/2026). Program ini menjadi salah satu program kerja unggulan KUKERTA yang bertujuan meningkatkan pemanfaatan tanaman obat sebagai alternatif pengobatan alami sekaligus mendorong terciptanya pekarangan rumah yang lebih hijau, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Program TOGA digagas oleh kelompok KUKERTA UNRI yang diketuai Muhammad Faisal Dhesiwa bersama seluruh anggota kelompok. Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin pertama, yaitu Tanpa Kemiskinan, melalui pemanfaatan tanaman obat yang mudah dibudidayakan dan mampu membantu masyarakat mengurangi pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan kesehatan sehari-hari.

Sebelum pelaksanaan program, mahasiswa terlebih dahulu melakukan survei lokasi serta mengidentifikasi kebutuhan masyarakat terkait pemanfaatan lahan pekarangan. Berdasarkan hasil survei tersebut, mahasiswa kemudian menggelar sosialisasi mengenai manfaat tanaman obat keluarga, teknik budidaya, hingga pentingnya mengoptimalkan pekarangan rumah sebagai sumber tanaman herbal yang bermanfaat.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Bangun Taman TOGA di Pasar Baru Baserah, Dorong Hidup Sehat Berbasis Tanaman Herbal


Berbagai jenis tanaman dipilih untuk ditanam dalam kebun TOGA, di antaranya kemangi, tomat, kejibeling, kencur, temulawak, sambiloto, kumis kucing, cocor bebek, serai wangi, lidah buaya, kacang panjang, mahkota dewa, kemuning, daun betadine, dan palasan. Seluruh bibit kemudian ditanam secara gotong royong bersama perangkat Desa Banjar Benai.

Tidak hanya menyediakan kebun tanaman obat, mahasiswa KUKERTA UNRI juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara penanaman, perawatan, hingga pemanfaatan setiap tanaman sebagai bahan alami untuk membantu menjaga kesehatan keluarga.

Keunikan program ini terletak pada pemanfaatan teknologi digital. Setiap tanaman yang ditanam dilengkapi dengan kode QR yang berisi informasi mengenai manfaat, khasiat, serta fungsi tanaman tersebut. Melalui pemindaian menggunakan telepon pintar, masyarakat dapat mengakses informasi secara praktis sehingga lebih mudah mengenali berbagai jenis tanaman obat yang tersedia di kebun TOGA.

Baca juga:Mahasiswa FBN Universitas Riau Tanam dan Beri Label TOGA di RW 15 Mentangor, Dorong Budaya Hidup Sehat


Setelah proses penanaman selesai, mahasiswa turut melakukan evaluasi pelaksanaan program sekaligus memberikan pendampingan kepada masyarakat terkait pemeliharaan kebun TOGA agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Penulis
: Ananda Sri Mentari Br Lubis
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)