Mahasiswa KUKERTA UNRI Edukasi Keamanan Pangan di Desa Banjar Benai, Dorong Kesadaran Masyarakat Konsumsi Pangan Sehat

datariau.com
62 view
Mahasiswa KUKERTA UNRI Edukasi Keamanan Pangan di Desa Banjar Benai, Dorong Kesadaran Masyarakat Konsumsi Pangan Sehat

KUANTAN SINGINGI, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) melaksanakan program Edukasi Keamanan Pangan di Desa Banjar Benai, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja mahasiswa KUKERTA yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengolah, menyimpan, dan mengonsumsi pangan yang aman, sehat, serta bebas dari berbagai cemaran yang dapat membahayakan kesehatan.

Program tersebut diinisiasi oleh Kelompok KUKERTA Universitas Riau Desa Banjar Benai sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being). Melalui edukasi ini, mahasiswa berupaya mendorong masyarakat agar lebih memahami pentingnya penerapan prinsip keamanan pangan dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat mencegah penyakit akibat pangan atau *foodborne disease*.

Kegiatan diawali dengan survei sederhana yang dilakukan kepada masyarakat untuk mengetahui tingkat pengetahuan mereka mengenai keamanan pangan. Hasil survei tersebut kemudian menjadi dasar penyusunan materi sosialisasi sehingga penyampaian edukasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat setempat.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Hadirkan Kebun TOGA Berbasis QR Code di Desa Banjar Benai, Dukung Kesehatan dan Ketahanan Pangan Keluarga


Dalam sesi penyuluhan, mahasiswa menjelaskan berbagai konsep dasar keamanan pangan, mulai dari pentingnya menjaga kebersihan diri sebelum mengolah makanan, memilih bahan pangan yang segar dan layak konsumsi, hingga cara menyimpan bahan pangan pada suhu yang sesuai. Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencegah kontaminasi silang antara bahan pangan mentah dengan makanan yang telah siap dikonsumsi.

Tak hanya itu, peserta juga dikenalkan pada berbagai jenis cemaran pangan yang berpotensi mengancam kesehatan, seperti cemaran biologis yang berasal dari bakteri, virus, dan jamur, cemaran kimia akibat penggunaan bahan berbahaya, hingga cemaran fisik seperti benda asing yang dapat masuk ke dalam makanan. Seluruh materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.

Sebagai bentuk penguatan materi, mahasiswa turut mengadakan sesi praktik dan diskusi interaktif. Pada sesi ini, masyarakat diajak mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar sebelum mengolah makanan, menggunakan peralatan masak yang bersih, memeriksa tanggal kedaluwarsa produk pangan, serta memastikan kondisi kemasan makanan masih layak sebelum dikonsumsi.

Baca juga:KUKERTA UNRI Bangun Ekosistem TOGA Digital di Kampung Baru Dumai, Luncurkan Website Teras Herbal


Suasana kegiatan berlangsung aktif dan penuh antusias. Warga yang hadir tidak hanya menyimak materi, tetapi juga mengajukan berbagai pertanyaan seputar keamanan pangan yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari cara menyimpan makanan sisa, memilih bahan pangan di pasar, hingga penggunaan wadah penyimpanan yang aman bagi kesehatan.

Ketua Kelompok KUKERTA Universitas Riau Desa Banjar Benai mengatakan bahwa edukasi keamanan pangan merupakan langkah sederhana namun memiliki dampak besar terhadap kesehatan masyarakat apabila diterapkan secara konsisten.

"Edukasi keamanan pangan tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan masyarakat, tetapi juga membangun kebiasaan hidup sehat melalui penerapan prinsip-prinsip keamanan pangan dalam setiap proses pengolahan dan penyajian makanan. Melalui edukasi ini, kami berharap masyarakat dapat menerapkan praktik keamanan pangan secara berkelanjutan sehingga risiko penyakit akibat pangan dapat diminimalkan dan kualitas kesehatan keluarga semakin meningkat," ujarnya.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan pangan sebagai bagian dari pola hidup sehat. Dengan pengetahuan yang diperoleh, masyarakat diharapkan dapat menerapkan kebiasaan mengolah, menyimpan, dan mengonsumsi pangan secara lebih aman sehingga mampu melindungi kesehatan seluruh anggota keluarga.

Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau


Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KUKERTA Universitas Riau juga berharap budaya mengonsumsi pangan yang aman, sehat, dan berkualitas dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Desa Banjar Benai. Upaya sederhana ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penerapan prinsip-prinsip keamanan pangan dalam kehidupan sehari-hari.***

Penulis
: Ananda Sri Mentari Br Lubis
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)