Mahasiswa Kukerta UNRI Edukasi Bahaya Bullying dan Merokok kepada Siswa SDN 009 Sungai Buluh

datariau.com
78 view
Mahasiswa Kukerta UNRI Edukasi Bahaya Bullying dan Merokok kepada Siswa SDN 009 Sungai Buluh

PELALAWAN, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (UNRI) melaksanakan program sosialisasi mengenai bahaya bullying dan merokok di SD Negeri 009 Sungai Buluh, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa sejak usia dini tentang pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta menerapkan pola hidup sehat.

Sosialisasi yang diikuti siswa kelas V dan VI SDN 009 Sungai Buluh tersebut merupakan bagian dari program pengabdian mahasiswa Kukerta UNRI di bidang pendidikan dan kesehatan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya memberikan edukasi preventif mengenai dampak negatif perilaku bullying serta bahaya merokok bagi kesehatan.

Mahasiswa Kukerta menjelaskan bahwa fenomena perundungan di lingkungan sekolah dan meningkatnya paparan rokok terhadap anak menjadi persoalan yang harus diantisipasi sejak dini. Masa sekolah dasar dinilai sebagai fase penting dalam pembentukan karakter sehingga nilai-nilai saling menghargai, menghormati, dan menjaga kesehatan perlu ditanamkan secara berkelanjutan.

Baca juga:Mahasiswa KKN Universitas Riau Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SDN 009 Pulau Ingu


Sejak kegiatan dimulai, para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian sosialisasi. Mahasiswa menghadirkan suasana belajar yang interaktif melalui penyampaian materi yang komunikatif sehingga peserta merasa nyaman dan tidak terbebani seperti mengikuti pembelajaran formal.

Kegiatan dibagi ke dalam dua sesi utama. Pada sesi pertama, mahasiswa memberikan pemahaman mengenai bullying, mulai dari pengertian, bentuk-bentuk perundungan, hingga dampaknya terhadap korban maupun pelaku. Siswa juga diajak memahami pentingnya menghormati teman, menjaga sikap saling menghargai, serta berani melaporkan tindakan bullying kepada guru atau orang tua.

Sementara itu, pada sesi kedua, mahasiswa memaparkan materi tentang bahaya merokok bagi kesehatan. Dalam penyampaiannya dijelaskan berbagai dampak buruk rokok terhadap tubuh, terutama bagi anak-anak yang masih berada dalam masa pertumbuhan. Mahasiswa juga mengajak siswa untuk memiliki keberanian menolak ajakan merokok serta membiasakan pola hidup sehat.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta FISIP UNRI Sosialisasikan Anti-Bullying di SDN 153 Pekanbaru, Tanamkan Budaya Sekolah Ramah Anak


Agar materi lebih mudah dipahami, mahasiswa membuka sesi diskusi bersama para siswa. Berbagai pertanyaan dan pendapat disampaikan peserta, mulai dari pengalaman melihat kasus perundungan hingga rasa ingin tahu mengenai dampak rokok terhadap organ tubuh. Antusiasme siswa membuat suasana sosialisasi berlangsung aktif dan komunikatif.

Sebagai bentuk evaluasi, mahasiswa mengadakan sesi tanya jawab di akhir kegiatan. Siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar diberikan apresiasi sebagai bentuk motivasi agar semakin bersemangat mengikuti kegiatan edukatif. Metode tersebut sekaligus menjadi sarana untuk mengukur sejauh mana pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan.

Mahasiswa Kukerta UNRI berharap sosialisasi ini dapat menjadi bekal bagi siswa dalam membangun karakter positif sejak usia dini. Kesadaran untuk menolak segala bentuk bullying, menghargai sesama, serta menjauhi rokok diharapkan tidak hanya diterapkan di lingkungan sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari di rumah maupun di tengah masyarakat.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)