Mahasiswa KUKERTA UNRI Dorong Digitalisasi Delapan UMKM Desa Buluh Rampai, Perkuat Promosi Lewat Google Maps hingga WhatsApp Business

datariau.com
93 view
Mahasiswa KUKERTA UNRI Dorong Digitalisasi Delapan UMKM Desa Buluh Rampai, Perkuat Promosi Lewat Google Maps hingga WhatsApp Business

INDRAGIRI HULU, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) Kelompok 26 melaksanakan program kerja bertajuk Digitalisasi dan Pengembangan Promosi UMKM di Desa Buluh Rampai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu. Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam mendukung transformasi digital usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar lebih mampu bersaing di era digital.

Melalui program tersebut, mahasiswa KUKERTA UNRI berupaya membantu pelaku UMKM meningkatkan promosi, memperluas jangkauan pemasaran, serta memperkuat identitas usaha melalui pemanfaatan berbagai platform digital. Pendampingan dilakukan secara langsung dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing pelaku usaha sehingga solusi yang diberikan dapat diterapkan secara optimal.

Sebanyak delapan UMKM menjadi sasaran program ini, yakni Kerupuk Tahu Gemilang Cahaya, Keripik Tempe Dapoer Yani, Kerupuk Kedelai, Keripik Pare Mbak Mega, Al Panun Hidroponik, Kerupuk Lempit Dua Putra, Syatif Berkah Florist, dan Keboon Putri.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA Berdampak UNRI Dampingi UMKM Sungai Beringin Go Digital dan Perkuat Legalitas Usaha


Setiap pelaku usaha memperoleh pendampingan yang berbeda sesuai kondisi usahanya. Mahasiswa terlebih dahulu melakukan identifikasi kebutuhan melalui diskusi bersama pemilik UMKM agar seluruh program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi pengembangan usaha.

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi pembuatan titik lokasi usaha pada Google Maps agar mudah ditemukan oleh pelanggan, penyusunan katalog produk melalui WhatsApp Business untuk mempermudah promosi dan transaksi, pembuatan desain spanduk sesuai identitas usaha, hingga produksi video proses pembuatan produk sebagai media promosi digital di berbagai platform media sosial.

Dengan adanya titik lokasi pada Google Maps, masyarakat kini dapat lebih mudah menemukan lokasi usaha secara akurat. Sementara katalog digital pada WhatsApp Business diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme pelayanan sekaligus memudahkan pelanggan melihat daftar produk yang ditawarkan.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA Berdampak UNRI Revitalisasi Budidaya Lele Bioflok BUMDes di Desa Tanjung Bungo


Tidak hanya itu, mahasiswa juga mendesain spanduk baru yang disesuaikan dengan karakter masing-masing UMKM sehingga identitas usaha menjadi lebih menarik dan mudah dikenali oleh masyarakat. Seluruh desain dibuat berdasarkan konsep dan masukan langsung dari pemilik usaha.

Dalam pelaksanaan program, setiap anggota KUKERTA memiliki tugas sesuai bidang masing-masing. Marsa Syifa Syauqi dan Ulva Mayasari bertanggung jawab dalam pembuatan serta pengelolaan lokasi usaha di Google Maps. Penyusunan katalog produk pada WhatsApp Business dikerjakan oleh Nofry Dwi Adindio.

Sementara proses pembuatan desain spanduk melibatkan Marsa Syifa Syauqi, Nofry Dwi Adindio, Ulva Mayasari, Nurul Fazira, dan Rissa Ariani Nasution dengan tetap memperhatikan identitas visual serta kebutuhan masing-masing UMKM.

Baca juga:Pengabdian KUKERTA Berdampak UNRI: Mahasiswa Kukerta UNRI Dorong Digitalisasi UMKM Kelurahan Laksamana Melalui Pendampingan Pembuatan QRIS


Sebagai upaya memperkuat promosi digital, Marsa Syifa Syauqi bersama Rissa Ariani Nasution juga membuat video dokumentasi proses produksi di setiap UMKM. Video tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan pelaku usaha sebagai konten promosi yang mampu meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkenalkan kualitas produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

Setelah seluruh desain selesai dicetak, pemasangan spanduk dilakukan oleh Yehezkiel Juansen Sinaga bersama Nofry Dwi Adindio di lokasi masing-masing UMKM. Kehadiran spanduk baru diharapkan semakin memperkuat identitas usaha dan memudahkan pelanggan mengenali tempat usaha tersebut.

Mahasiswa KUKERTA UNRI Kelompok 26 berharap program digitalisasi ini mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan daya saing UMKM Desa Buluh Rampai. Pemanfaatan teknologi digital diyakini dapat membuka peluang pasar yang lebih luas, meningkatkan kepercayaan konsumen, sekaligus memperkuat eksistensi produk-produk lokal di tengah persaingan usaha yang semakin kompetitif.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)