Mahasiswa KUKERTA UNRI 2026 Sosialisasikan Pemanfaatan AI untuk Pembelajaran di MTs Al Ihsan Buluh Rampai

datariau.com
51 view
Mahasiswa KUKERTA UNRI 2026 Sosialisasikan Pemanfaatan AI untuk Pembelajaran di MTs Al Ihsan Buluh Rampai

INHU, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) 2026 melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penggunaan Artificial Intelligence (AI) bagi siswa kelas VII, VIII, dan IX di MTs Al Ihsan Buluh Rampai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, pada Sabtu (26/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan sebagai pendukung proses belajar sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap dampak negatif apabila teknologi tersebut disalahgunakan.

Sosialisasi ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KUKERTA UNRI dalam mendukung peningkatan literasi digital di lingkungan sekolah. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, pemahaman mengenai penggunaan AI secara bijak dinilai menjadi bekal penting bagi generasi muda agar mampu memanfaatkan teknologi secara produktif, kritis, dan bertanggung jawab.

Kegiatan diawali dengan sesi perkenalan antara mahasiswa KUKERTA Universitas Riau 2026 dengan seluruh siswa dan guru yang hadir. Suasana berlangsung hangat dan interaktif sehingga mampu membangun kedekatan sebelum memasuki sesi penyampaian materi.

Baca juga:Mahasiswa KKN UNRI Bekali Guru SMAN 3 Teluk Meranti Pemanfaatan AI dan Web PhET untuk Pembelajaran Inovatif


Materi sosialisasi disampaikan oleh Ketua KUKERTA, Yehezkiel Juansen Sinaga. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pengertian Artificial Intelligence (AI), perkembangan teknologi AI di berbagai bidang, serta manfaatnya dalam dunia pendidikan. Para siswa diberikan pemahaman bahwa AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu belajar, seperti mencari referensi, memahami konsep pelajaran yang sulit, menyusun rangkuman materi, hingga membantu meningkatkan kreativitas dalam mengerjakan tugas sekolah.

Selain membahas manfaat, pemateri juga mengingatkan peserta mengenai dampak negatif penggunaan AI apabila tidak digunakan secara bijaksana. Siswa diimbau agar tidak menjadikan AI sebagai alat untuk menyalin jawaban secara instan tanpa memahami materi, karena kebiasaan tersebut dapat mengurangi kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta kejujuran akademik.

Untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata, beberapa siswa dipilih sebagai perwakilan untuk mempraktikkan langsung penggunaan AI. Dengan pendampingan dari pemateri, para siswa mencoba memanfaatkan AI untuk membantu menyelesaikan permasalahan belajar, mencari informasi, serta memahami materi pelajaran dengan lebih mudah.

Baca juga:Mahasiswa KKN KUKERTA Berdampak Universitas Riau Sosialisasikan Pemanfaatan AI untuk Memudahkan Guru Menyusun Bahan Ajar


Sesi praktik ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Banyak siswa yang terlihat aktif bertanya mengenai cara memanfaatkan AI secara efektif dalam kegiatan belajar sehari-hari. Melalui praktik langsung tersebut, para peserta memperoleh gambaran bahwa AI bukan sekadar mesin pemberi jawaban, melainkan dapat menjadi mitra belajar yang membantu mereka memahami materi secara lebih mendalam.

Sebagai evaluasi akhir, mahasiswa KUKERTA mengadakan sesi kuis interaktif yang dipandu oleh pemateri. Pertanyaan-pertanyaan yang diberikan berkaitan dengan materi yang telah disampaikan selama sosialisasi. Para siswa tampak bersemangat mengangkat tangan untuk menjawab setiap pertanyaan.

Peserta yang berhasil memberikan jawaban dengan benar memperoleh hadiah sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan dan perhatian mereka selama mengikuti kegiatan. Suasana kuis berlangsung meriah dan semakin meningkatkan semangat belajar para siswa.

Baca juga:Universitas Paramadina dan Komisi X DPR RI Bahas Transformasi Pendidikan di Era AI, Dorong Kurikulum Adaptif dan Berbasis Etika


Melalui kegiatan ini, mahasiswa KUKERTA Universitas Riau 2026 berharap siswa-siswi MTs Al Ihsan Buluh Rampai mampu memahami bahwa Artificial Intelligence merupakan teknologi yang harus dimanfaatkan secara bijak. AI diharapkan tidak hanya dipandang sebagai alat untuk menghasilkan jawaban secara instan, tetapi sebagai partner belajar yang dapat membantu meningkatkan kemampuan berpikir, menganalisis, dan memecahkan masalah secara mandiri.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)