KAMPAR, datariau.com - Kelompok mahasiswa kuliah kerja nyata Balek Kampung (BK) Universitas Riau Kukerta UNRI tahun 2022 mengadakan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS berupa kegiatan cuci tangan pakai sabun atau CTPS yang baik dan benar, di Halaman SDN 017 Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Senin (25/7/2022).
Kukerta UNRI yang beranggotakan Syahrul Hidayat sebagai ketua kelompok (Akuntansi), Ridho Aldiokta Putra (Akuntansi), Fandi Rahmat Andrian (Akuntansi), Hasbullah Zakky (Akuntansi), Mutiara (Ilmu Pemerintahan), Riva Mutiara (Administrasi Publik), Chania Arnata (Administrasi Publik), Tia Suherianti (Administrasi Publik), Rizka Hasanah (Sosiologi), dan Afrina Putri (Agribisnis Perikanan). Dimana Kelompok Kukerta UNRI Desa Merangin ini dibimbing oleh Henny Syawal.
Kegiatan sosialisasi ini diadakan guna sebagai edukasi sejak dini atas kondisi pola hidup yang ada, dimana merupakan kendali atas permasalahan kesehatan yang akan terjadi. Sama diketahui bahwa salah satu kegiatan yang sedang digalakkan oleh pemerintah setempat adalah pencegahan stunting yang merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang ada.
Baca juga:
Digitalisasi ke Sekolah, Tim Kukerta UNRI Sosialisasi Basic Microsoft Office ke SMPN 7 Bengkalis
Syahrul Hidayat sebagai ketua kelompok Kukerta UNRI menuturkan bahwa sosialisasi ini tidak sekedar hanya sebagai kegiatan yang hanya berjalan begitu saja tanpa ada poin yang bisa didapatkan nantinya oleh mahasiswa di SDN 017 Desa Merangin. Maka dari itu sosialisasi ini dikonsepkan dengan matang sebelum agenda tersebut dilaksanakan.
?Sama kita tahu bahwa salah satu penyebab kesehatan pada seseorang itu dipengaruhi besar oleh lingkungan hidupnya, maka dari itu kami mahasiswa mencoba membenahi lingkungan hidup dengan masuk untuk memberikan edukasi pola hidup sehat dimulai dari dasarnya yaitu cuci tangan pakai sabun yang benar sejak dini, sekaligus ini bisa menjadi solusi pencegahan stunting nantinya,? ungkap Syahrul.
Kegiatan ini diterima baik oleh pihak sekolah dan para guru di SDN 017 Desa Merangin. Pihak sekolah memang ingin program ini digalakkan sebagai perwujudan pola hidup sehat sejak dini. Sebelumnya mahasiswa tim Kukerta UNRI juga telah berdiskusi dengan pihak sekolah mengenai agenda yang akan dilaksanakan untuk di SDN 017 Desa Merangin.
?Memang sebelumnya kami mahasiswa melaksanakan diskusi sebanyak dua kali dengan pihak sekolah, dimana pertemuan tersebut dimulai dengan penyampaian agenda yang akan dilaksanakan dilanjutkan dengan pengkoordinasian jadwal pengabdian untuk di SDN 017 Desa Merangin. Kami dari tim kukerta UNRI akan masuk ke sekolah dengan tiga jadwal salah satunya terkait sosialisasi ini,? terang Syahrul.
Baca juga: Tim Pengabdian Mahasiswa UNRI Gelar Sosialisasi Akuaponik kepada Masyarakat Desa Rimbo Panjang
Edol Kurniawan, selaku dari pihak sekolah juga berharap mahasiswa kukerta bisa membagikan ilmu yang dimiliki serta inovasi untuk sekolah SDN 017 Desa Merangin ini. Karena pihak sekolah berharap pengabdian mahasiswa bisa meninggalkan bekas ilmu yang bermanfaat untuk para siswa nantinya.
?Tentunya kami dari pihak sekolah akan mendukung penuh program kegiatan dari adik adik mahasiswa untuk sekolah, serta bisa membagikan ilmu yang diperoleh untuk adik adik sehingga bisa diimplementasikan dan berguna untuk siswa- siswi terkhususnya di SDN 017 Desa Merangin nantinya dimasa mendatang,? ungkapnya.