Mahasiswa KKN UNRI Kembangkan Website Resmi Desa Kuala Panduk, Dorong Digitalisasi Pelayanan Publik

datariau.com
73 view
Mahasiswa KKN UNRI Kembangkan Website Resmi Desa Kuala Panduk, Dorong Digitalisasi Pelayanan Publik

DATARIAU.COM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau (UNRI) Desa Kuala Panduk berhasil mengembangkan website resmi Desa Kuala Panduk sebagai upaya mendukung digitalisasi pelayanan publik sekaligus meningkatkan keterbukaan informasi di tingkat desa. Website tersebut diperkenalkan dan didemonstrasikan kepada aparatur Desa Kuala Panduk dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Kuala Panduk.

Program ini menjadi salah satu inovasi mahasiswa KKN UNRI dalam mendukung transformasi digital pemerintahan desa. Kehadiran website diharapkan mampu mempermudah penyampaian informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi media publikasi kegiatan desa, pelayanan informasi, serta sarana komunikasi antara pemerintah desa dan warga.

Perwakilan Mahasiswa KKN UNRI Desa Kuala Panduk, Maulana Alfatih, mengatakan bahwa pengembangan website desa bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memudahkan masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan terkini mengenai berbagai program maupun aktivitas desa.

"Website desa bukan hanya menjadi media informasi, tetapi juga menjadi langkah awal menuju pelayanan desa yang lebih modern, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Harapannya, website ini dapat terus dikelola dan dikembangkan oleh aparatur desa sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," ujar Fatih.

Baca juga:Mahasiswa KKN UNRI Desa Kuala Panduk Bangun Tempat Pembakaran Sampah Sederhana dan Edukasi Warga Kelola Sampah dengan Benar


Website Desa Kuala Panduk dirancang dan dikembangkan oleh Taufik Ikbal yang sekaligus memandu jalannya demonstrasi penggunaan website kepada aparatur desa. Dalam pemaparannya, Taufik menjelaskan berbagai fitur yang tersedia beserta cara pengelolaannya melalui halaman administrator (admin dashboard).

Salah satu fitur yang diperkenalkan adalah menu berita desa yang memungkinkan aparatur mempublikasikan informasi terbaru mengenai kegiatan, pembangunan, maupun pengumuman penting. Dengan adanya fitur tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi resmi secara lebih cepat dan mudah melalui website desa.

Selain itu, tersedia pula galeri foto yang berfungsi mendokumentasikan berbagai kegiatan desa sehingga dapat diakses oleh masyarakat sebagai bentuk dokumentasi sekaligus publikasi aktivitas pemerintahan desa.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Hadirkan Papan Informasi Edukatif di Wisata Lubang Kolam, Perkuat Pelestarian Sejarah Desa Merangin


Pada kesempatan tersebut, Taufik juga mendemonstrasikan fitur agenda desa yang memungkinkan aparatur memasukkan jadwal kegiatan pemerintah desa lengkap dengan tanggal, waktu, lokasi, dan rangkaian acara. Informasi yang dipublikasikan akan langsung tampil pada halaman utama website sehingga masyarakat dapat mengetahui agenda desa yang akan dilaksanakan.

Tidak hanya itu, website juga dilengkapi fitur pengelolaan profil perangkat desa dan lembaga desa. Melalui menu tersebut, administrator dapat menambahkan maupun memperbarui informasi kepala desa, sekretaris desa, kepala urusan, kepala dusun, ketua RW, ketua RT, hingga berbagai lembaga desa beserta foto dan jabatannya.

Dalam sesi demonstrasi, Taufik turut memperkenalkan fitur statistik desa yang menyajikan informasi mengenai jumlah penduduk, luas wilayah, serta data administratif lainnya. Seluruh data tersebut dapat diperbarui sewaktu-waktu sehingga informasi yang ditampilkan kepada masyarakat selalu sesuai dengan kondisi terkini.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Edukasi Warga Desa Pulau Deras Lewat Papan Informasi Waktu Terurai Sampah


Website juga menyediakan halaman kontak desa yang memuat alamat kantor desa, nomor telepon, alamat email, hingga tautan media sosial resmi seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube. Kehadiran fitur tersebut diharapkan semakin mempermudah masyarakat dalam menghubungi pemerintah desa.

Sebagai bentuk dukungan terhadap transparansi pengelolaan pemerintahan, website turut dilengkapi menu keuangan desa yang dapat menampilkan informasi mengenai pemasukan, pengeluaran, serta grafik realisasi anggaran sehingga masyarakat dapat mengetahui gambaran penggunaan anggaran desa secara terbuka.

Fitur lain yang mendapat perhatian aparatur desa adalah layanan pesan masyarakat. Melalui fitur ini, warga dapat menyampaikan kritik, saran, maupun aspirasi secara langsung kepada pemerintah desa. Seluruh pesan akan diterima melalui dashboard administrator untuk kemudian ditindaklanjuti oleh aparatur desa dengan tetap menjaga kerahasiaan identitas pengirim.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI 2026 Kembangkan Lorong Hijau Berdaya Berbasis Potensi Lokal di Gang Belida Kelurahan Pangkalan Sesai


Selain memperkenalkan berbagai fitur, Taufik juga mempraktikkan secara langsung cara masuk ke halaman administrator, mengunggah berita, memperbarui data perangkat desa, menambahkan agenda, hingga mengelola informasi lainnya di dalam website. Demonstrasi berlangsung interaktif dengan antusiasme aparatur desa yang aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait pengoperasian sistem.

Salah seorang aparatur desa turut menanyakan apakah website tersebut sudah dapat ditemukan melalui mesin pencarian Google. Menanggapi hal itu, Taufik menjelaskan bahwa website baru saja didaftarkan sehingga memerlukan waktu beberapa hari hingga proses pengindeksan selesai dan dapat muncul pada hasil pencarian Google.

Penulis
: Alya Febrianti
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)