SMM PANEL INDO

Mahasiswa KKN UMRI Ubah Minyak Jelantah Jadi Sabun Serbaguna di Kampung Sungai Limau

datariau.com
96 view
Mahasiswa KKN UMRI Ubah Minyak Jelantah Jadi Sabun Serbaguna di Kampung Sungai Limau

SIAK, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan program pemanfaatan minyak goreng bekas pakai atau minyak jelantah menjadi sabun cuci serbaguna bersama masyarakat Kampung Sungai Limau, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, Riau.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN UMRI sekaligus upaya memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga. Selama ini, minyak jelantah kerap dibuang begitu saja ke saluran air maupun tanah, padahal tindakan tersebut dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk tidak langsung membuang minyak jelantah setelah digunakan. Limbah tersebut dapat diolah kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna dan berpotensi memberikan manfaat ekonomi.

Baca juga:Pelatihan Wirausaha: KKN MBKM UNRI Adakan Pelatihan Membuat Selai Semangka untuk PKK Desa Sungai Limau


Kegiatan berlangsung secara interaktif. Mahasiswa KKN terlebih dahulu memberikan penjelasan mengenai tahapan pengolahan minyak jelantah, kemudian masyarakat mengikuti praktik pembuatan sabun secara langsung.

Dalam prosesnya, minyak jelantah terlebih dahulu disaring menggunakan kain tebal atau saringan halus untuk memisahkan sisa makanan dan ampas penggorengan. Setelah itu, soda api (NaOH) dilarutkan ke dalam air sesuai takaran yang telah ditentukan. Larutan tersebut kemudian didiamkan hingga suhunya kembali normal.

Selanjutnya, larutan soda api dituangkan secara perlahan ke dalam minyak jelantah sambil terus diaduk hingga adonan mulai mengental. Essential oil kemudian ditambahkan untuk memberikan aroma sekaligus membantu mengurangi bau khas minyak bekas.

Baca juga: Mahasiswa KUKERTA UNRI Ajarkan Warga Desa Pancur Jaya Olah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi


Adonan yang telah mencapai kekentalan sesuai kemudian dituangkan ke dalam cetakan dan didiamkan selama beberapa hari hingga mengeras melalui proses curing. Sabun yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan mencuci, seperti peralatan dapur maupun pakaian.

Selain memberikan keterampilan baru, program tersebut juga menjadi sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat Kampung Sungai Limau. Minyak jelantah yang sebelumnya dianggap sebagai limbah tidak berguna dapat diubah menjadi produk yang memiliki nilai manfaat.

Pengolahan minyak jelantah menjadi sabun juga dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan pengelolaan yang tepat, kegiatan sederhana tersebut berpotensi memberikan nilai ekonomis sekaligus membantu mengurangi limbah rumah tangga.

Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau

Penulis
: Wan Elnayla Azzahra Reza
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)