SMM PANEL INDO

Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 40 Ajak Siswa SMPN 3 Tuah Indrapura Berani Lawan Bullying

datariau.com
149 view
Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 40 Ajak Siswa SMPN 3 Tuah Indrapura Berani Lawan Bullying
Foto: Doc
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 40 Tahun 2026 menggelar sosialisasi anti-bullying di SMPN 3 Tuah Indrapura, Kecamatan Bunga Raya, Selasa (11/8/2026).

BUNGA RAYA, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 40 Tahun 2026 menggelar sosialisasi anti-bullying di SMPN 3 Tuah Indrapura, Kecamatan Bunga Raya, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari program kerja pengabdian tersebut tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga mengajak siswa memahami dampak perundungan melalui pendekatan emosional.

Mahasiswa KKN memaparkan empat bentuk bullying, yakni fisik, verbal, sosial, dan cyberbullying. Materi disertai contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa agar mereka mampu mengenali tindakan perundungan di lingkungan sekolah.

Baca juga:KKN UMRI Kelompok 20 Aktif Dampingi Anak-Anak Mengaji di Lubuk Tilan


Ketua KKN Kelompok 40 UMRI, Muhammad Farhan Fadhilah, mengatakan sosialisasi digelar melihat masih adanya potensi dan kasus bullying di lingkungan sekolah.

"Melalui program kerja sosialisasi Anti-Bullying ini, harapan besar kami adalah perundungan dapat dihentikan dan tidak terjadi lagi. Kami ingin para siswa dapat saling menjaga pertemanan tanpa membeda-bedakan satu sama lain," ujarnya.

Kegiatan diawali dengan perkenalan untuk menciptakan suasana yang lebih akrab. Selanjutnya, siswa mengikuti kuis interaktif dan menonton film bertema bullying yang dirancang untuk menumbuhkan empati terhadap korban.

Baca juga:KKN UMRI Kelompok 57 Gelar Cek Kesehatan Gratis di Sejumlah Posyandu Sungai Apit


Suasana berubah lebih emosional saat mahasiswa mengajak siswa berbagi pengalaman dan menuliskan perasaan mereka terkait bullying. Sejumlah siswa mulai berani bercerita, bahkan beberapa di antaranya menangis ketika mengungkapkan pengalaman yang pernah dialami.

Salah seorang siswa mengungkapkan bahwa bullying masih kerap terjadi di lingkungan sekolah, salah satunya berupa ejekan terhadap kondisi fisik teman.

"Sering, kayak ngatain fisik temen sendiri gitu," ujarnya.

Baca juga:KKN UMRI Kelompok 69 Ajak Siswa SDN 014 Pulau Rengas Jadi Teman Baik, Bukan Pembully


Menurutnya, kegiatan tersebut membuat siswa lebih memahami pentingnya saling mendukung dan menghentikan perundungan.

"Dengan adanya sosialisasi kayak gini, apalagi ada sesi curhat-curhatan tadi, jadi bisa lebih ngerangkul temen, nggak usah saling bully lagi," tambahnya.

Penulis
: Wahyuni Jafrianti
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)