SMM PANEL INDO

Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 33 Edukasi Siswa SD di Kampung Kuala Gasib tentang Hidroponik, Ajak Praktik Menanam Selada

datariau.com
127 view
Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 33 Edukasi Siswa SD di Kampung Kuala Gasib tentang Hidroponik, Ajak Praktik Menanam Selada
Foto: Ist.
Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 33 melaksanakan kegiatan sosialisasi dan praktik hidroponik bersama siswa sekolah dasar di Kampung Kuala Gasib.

SIAK, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 33melaksanakan kegiatan sosialisasi dan praktik hidroponik bersama siswa sekolah dasar di Kampung Kuala Gasib. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk edukasi mahasiswa KKN dalam mengenalkan metode bercocok tanam sederhana sekaligus menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan sejak dini.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai hidroponik. Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 33menjelaskan bahwa hidroponik merupakan metode budidaya tanaman yang memanfaatkan air dan nutrisi sebagai pendukung pertumbuhan tanaman tanpa menggunakan tanah sebagai media utama.

Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami siswa. Peserta didik diperkenalkan dengan prinsip dasar hidroponik, cara kerja sistem tersebut, serta berbagai bahan yang dapat digunakan untuk membuat instalasi hidroponik sederhana.

Mengenalkan Bahan Hidroponik


Dalam sesi sosialisasi, mahasiswa KKN UMRI Kelompok 33memperkenalkan sejumlah bahan yang digunakan dalam praktik hidroponik, di antaranya pipa, rockwool, kain flanel, netpot, dan tanaman selada yang sebelumnya telah disemai.

Mahasiswa menjelaskan fungsi masing-masing bahan kepada peserta didik. Pipa digunakan sebagai wadah dalam sistem hidroponik, sedangkan netpot berfungsi sebagai tempat tanaman. Rockwool digunakan untuk menopang tanaman, sementara kain flanel membantu proses penyaluran air dan nutrisi menuju tanaman.

Tanaman yang digunakan dalam praktik adalah selada yang telah melalui proses penyemaian. Dengan menggunakan tanaman yang sudah disemai, peserta didik dapat langsung mempraktikkan proses pemindahan tanaman ke dalam sistem hidroponik.

Siswa Praktik Menanam Selada


Setelah mendapatkan penjelasan mengenai bahan dan cara kerja hidroponik, kegiatan dilanjutkan dengan praktik secara langsung. Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 33terlebih dahulu memberikan contoh cara memindahkan tanaman selada yang telah disemai ke dalam netpot.

Selanjutnya, siswa diberikan kesempatan untuk melakukan praktik secara mandiri dengan tetap mendapatkan pendampingan dari mahasiswa KKN UMRI. Tanaman selada ditempatkan ke dalam netpot secara hati-hati agar kondisi tanaman tetap baik.

Setelah tanaman berada di dalam netpot, peserta didik kemudian menempatkannya pada lubang yang telah tersedia di pipa hidroponik.

Dalam proses tersebut, mahasiswa KKN UMRI Kelompok 33memberikan arahan pada setiap tahapan sehingga siswa dapat memahami proses penanaman dengan benar. Antusiasme peserta didik terlihat ketika mereka mendapatkan kesempatan untuk mencoba secara langsung, tidak hanya memperoleh materi secara teori.

Praktik tersebut memberikan pengalaman baru kepada siswa mengenai cara membudidayakan tanaman menggunakan sistem hidroponik. Mereka juga belajar pentingnya ketelitian dan kehati-hatian dalam memindahkan serta menempatkan tanaman agar dapat tumbuh dengan baik.

Belajar melalui Praktik Langsung


Sosialisasi dan praktik hidroponik memberikan pengalaman pembelajaran yang berbeda bagi peserta didik. Selain memperoleh pengetahuan mengenai metode bercocok tanam tanpa tanah, siswa juga dapat melihat dan mencoba secara langsung tahapan penanaman selada menggunakan sistem hidroponik.

Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 33berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan ketertarikan siswa terhadap aktivitas bercocok tanam sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Hidroponik juga diperkenalkan sebagai salah satu alternatif bercocok tanam yang dapat diterapkan untuk memanfaatkan lahan secara lebih efektif.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UMRI Kelompok 33di bidang pendidikan dan lingkungan. Melalui edukasi dan praktik langsung, mahasiswa berupaya memberikan pengetahuan serta pengalaman yang dapat memberikan manfaat bagi peserta didik dan lingkungan sekolah.

Dorong Generasi Muda Peduli Lingkungan


Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UMRI Kelompok 33berharap siswa dapat mengenal metode bercocok tanam sejak dini serta memiliki kesadaran untuk menjaga dan memanfaatkan lingkungan dengan baik.

Kegiatan sosialisasi hidroponik juga menjadi bagian dari semangat pengabdian mahasiswa KKN UMRI Kelompok 33 tahun2026 untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui pendidikan, pemberdayaan, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Semangat tersebut sejalan dengan tema KKN UMRI Kelompok 33 tahun 2026, yakni “Mahasiswa Berdampak, Masyarakat Berkemajuan”.

Dengan adanya kegiatan sosialisasi dan praktik hidroponik ini, pengetahuan yang diperoleh peserta didik diharapkan tidak berhenti selama kegiatan berlangsung. Siswa diharapkan dapat menerapkan dan mengembangkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Kegiatan sederhana ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkenalkan pertanian modern kepada generasi muda sekaligus membangun kesadaran bahwa lingkungan dapat dimanfaatkan secara kreatif, produktif, dan berkelanjutan.***

Penulis
: Saidah Syakira
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)