SMM PANEL INDO

Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 23 Dampingi Pelaku UMKM Buatan Baru Membuat QRIS

datariau.com
136 view
Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 23 Dampingi Pelaku UMKM Buatan Baru Membuat QRIS
Foto: Ist.
Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 23 melaksanakan program kerja berupa pendampingan pembuatan QRIS melalui aplikasi DANA Bisnis bagi UMKM di Desa Buatan Baru.

SIAK, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 23 melaksanakan program kerja berupa pendampingan pembuatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) melalui aplikasi DANA Bisnis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Buatan Baru, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak.

Kegiatan tersebut bertujuan membantu pelaku UMKM memanfaatkan sistem pembayaran digital yang lebih praktis, mudah, dan efisien dalam mendukung aktivitas usaha sehari-hari.

Program pendampingan diawali dengan melakukan pendataan terhadap pelaku UMKM yang belum memiliki QRIS serta pelaku usaha yang berminat menggunakan metode pembayaran non-tunai. Setelah pendataan dilakukan, mahasiswa KKN memberikan pendampingan secara langsung dalam proses pendaftaran QRIS melalui aplikasi DANA Bisnis hingga barcode QRIS berhasil diterbitkan.

Baca juga: KKN UMRI Kelompok 36 Dorong Digitalisasi UMKM Desa Tasik Seminai melalui Pemanfaatan QRIS


Dengan tersedianya QRIS, pelaku UMKM dapat memberikan alternatif pembayaran kepada pelanggan tanpa harus menggunakan uang tunai. Hal ini dinilai dapat memberikan kemudahan bagi penjual maupun pembeli, seiring dengan semakin berkembangnya penggunaan transaksi digital di tengah masyarakat.

Selain membantu proses pendaftaran, mahasiswa KKN UMRI Kelompok 23 juga memberikan edukasi mengenai berbagai manfaat QRIS bagi kegiatan usaha. Di antaranya kemudahan dalam melakukan transaksi, pencatatan pembayaran yang lebih tertata, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Para pelaku UMKM menyambut baik kegiatan tersebut. Selain mendapatkan bantuan dalam proses pembuatan QRIS, mereka juga memperoleh pengetahuan baru mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung keberlangsungan dan perkembangan usaha.

Baca juga:KKN UMRI Kelompok 1 Kenalkan Sistem Pembayaran Non-Tunai QRIS untuk UMKM Merempan Hulu


Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 23 berharap program tersebut dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam mendorong transformasi digital UMKM di Desa Buatan Baru. Pemanfaatan QRIS diharapkan membuat pelaku usaha semakin siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin terbiasa melakukan transaksi secara non-tunai.

Kegiatan pendampingan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama mahasiswa KKN UMRI Kelompok 23 dan para pelaku UMKM sebagai dokumentasi serta bentuk kenang-kenangan atas terlaksananya program kerja tersebut.***

Penulis
: Zilviani
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)