KUOK, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 130 mendorong penguatan pemasaran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program digitalisasi usaha Kerupuk Lomang milik Pak Faisal di Desa Empat Balai, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Rabu (12/8/2026).
Program tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN dalam membantu pelaku UMKM memanfaatkan identitas visual dan media digital untuk memperluas jangkauan pemasaran produk lokal.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa memberikan pendampingan berupa pembuatan logo usaha, spanduk promosi, serta konten digital yang dapat digunakan untuk memperkenalkan Kerupuk Lomang kepada masyarakat secara lebih luas.
Baca juga:Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 130 Kembangkan Apotek Hidup di Desa Empat Balai
Kegiatan diawali dengan melihat secara langsung kondisi usaha dan produk Kerupuk Lomang milik Pak Faisal. Mahasiswa kemudian berdiskusi dengan pemilik usaha mengenai kebutuhan promosi, karakteristik produk, serta strategi memperkenalkan produk agar lebih mudah dikenali konsumen.
Salah satu fokus pendampingan adalah membangun identitas usaha melalui pembuatan logo. Selain itu, mahasiswa juga menyiapkan spanduk sebagai media promosi di lokasi usaha dan konten digital yang dapat dimanfaatkan untuk pemasaran melalui media sosial.
Pemilik usaha Kerupuk Lomang, Pak Faisal, menyambut baik pendampingan yang diberikan mahasiswa KKN UMRI tersebut. Ia menilai keberadaan logo, spanduk, dan konten promosi dapat membuat usahanya lebih menarik sekaligus membantu masyarakat mengenal produknya.
“Saya sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN yang sudah membantu membuatkan logo, spanduk, dan konten untuk usaha Kerupuk Lomang ini. Dengan adanya bantuan ini, produk kami jadi lebih mudah dikenalkan dan semoga bisa semakin banyak yang tahu,” ujar Pak Faisal.
Baca juga:
Pelaksanaan KKN UIN Suska di Desa Empat Balai Resmi Dibuka
Ia berharap media promosi yang telah dibuat dapat terus dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha dan memperluas pemasaran Kerupuk Lomang, tidak hanya di lingkungan Desa Empat Balai tetapi juga menjangkau konsumen yang lebih luas.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Mahasiswa KKN bersama Pak Faisal berdiskusi mengenai pengembangan usaha sekaligus melakukan pemasangan media promosi di lokasi usaha.
Pendampingan ini menjadi bentuk kolaborasi mahasiswa dengan pelaku UMKM dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal desa. Digitalisasi diharapkan dapat menjadi salah satu strategi bagi pelaku usaha untuk mengikuti perkembangan pola pemasaran yang semakin bergeser ke platform digital.
Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau
Melalui program tersebut, KKN UMRI Kelompok 130 berharap pendampingan yang diberikan dapat terus dimanfaatkan oleh Pak Faisal untuk mengembangkan Kerupuk Lomang. Penguatan identitas usaha dan pemanfaatan media digital diharapkan menjadi langkah awal agar produk lokal Desa Empat Balai semakin dikenal dan memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.***