SIAK, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 55 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk "Teman Baik Bukan Pembuli" di SD Negeri 03 Kampung Dosan, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, Kamis (13/8/2026). Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran siswa tentang pentingnya sikap saling menghargai serta menghindari perilaku perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.
Sosialisasi yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut diikuti sebanyak 50 siswa kelas III dan IV. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dikemas secara interaktif dan edukatif oleh mahasiswa KKN.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Miftahur Ramadhan, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pembentukan karakter anak sejak usia dini. Menurutnya, pemahaman mengenai dampak negatif bullying perlu diberikan sejak sekolah dasar agar anak-anak dapat membangun hubungan pertemanan yang sehat dan saling menghormati.
"Anak-anak usia sekolah dasar perlu dikenalkan sejak awal tentang pentingnya berteman dengan baik dan menghargai perbedaan. Kami berharap melalui sosialisasi ini, mereka bisa memahami bahwa bercanda yang berlebihan atau mengejek teman itu bisa menyakiti perasaan orang lain, dan itu bukan hal yang baik untuk dilakukan," ujarnya.
Baca juga:Mahasiswa KKN UMRI Gelar Sosialisasi Public Speaking di SMAN 1 Pusako
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai pengertian bullying, berbagai bentuk perundungan yang sering terjadi di lingkungan sekolah, serta cara menyikapinya dengan tepat. Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami agar sesuai dengan usia peserta.
Tidak hanya berupa penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab, permainan edukatif, dan simulasi sederhana yang mengajak siswa memahami pentingnya menghargai teman. Melalui metode ini, peserta diajak untuk lebih aktif terlibat sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik.
Mahasiswa juga mengingatkan siswa agar tidak ragu melapor kepada guru, orang tua, atau orang dewasa yang dipercaya apabila mengalami maupun menyaksikan tindakan perundungan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah dampak yang lebih besar terhadap korban bullying.
Baca juga:Dosen Ilmu Pemerintahan UNRI Sosialisasi Pembangunan Kampung Hijau Melalui BUMKam di Dosan
Sekretaris SD Negeri 03 Kampung Dosan, Dona, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat bagi para siswa. Ia berharap nilai-nilai yang ditanamkan melalui sosialisasi tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga apa yang disampaikan oleh adik-adik mahasiswa KKN dapat tertanam di benak anak-anak, sehingga mereka bisa saling menyayangi dan menjaga sesama teman di sekolah," katanya.
Sosialisasi "Teman Baik Bukan Pembuli" menjadi salah satu program kerja unggulan KKN Kelompok 55 UMRI di Kampung Dosan yang berfokus pada penguatan karakter serta nilai-nilai sosial di kalangan anak-anak. Program ini juga sejalan dengan upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berharap dapat menumbuhkan budaya saling menghargai, peduli terhadap sesama, serta membangun kesadaran kolektif untuk menolak segala bentuk bullying. Dengan demikian, generasi muda Kampung Dosan dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berempati, dan mampu menciptakan lingkungan pergaulan yang positif baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.***