PEKANBARU, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program FISIP Berdampak untuk Negeri 2026 Universitas Riau menghidupkan kembali pemanfaatan lahan pekarangan melalui revitalisasi Kebun HATI (Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman) milik PKK Kelurahan Pesisir. Program ini menjadi salah satu upaya nyata mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau, asri, dan produktif.
Kegiatan revitalisasi dilaksanakan pada 5 Juli 2026 di kawasan Kebun HATI PKK Kelurahan Pesisir dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari mahasiswa KKN, Pemerintah Kelurahan Pesisir, Tim Penggerak PKK, pemuda, hingga warga setempat.
Revitalisasi diawali dengan membersihkan area kebun yang sebelumnya kurang terawat. Setelah itu, mahasiswa bersama masyarakat melakukan penggemburan tanah, pembentukan bedengan, penataan lahan, hingga penyiapan media tanam agar siap digunakan untuk proses penanaman.
Baca juga:Pengabdian KUKERTA Berdampak UNRI Dukung Program Biopori di 3 Titik Lokasi Kelurahan Bukit Datuk
Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan secara gotong royong. Semangat kebersamaan tampak selama proses revitalisasi berlangsung, mencerminkan kepedulian bersama terhadap pelestarian lingkungan sekaligus mendukung program ketahanan pangan di tingkat kelurahan.
Setelah lahan dinyatakan siap, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman berbagai komoditas pangan. Sebanyak 70 bibit cabai, 20 bibit tomat, dan 100 benih kangkung ditanam secara bertahap dengan memperhatikan jarak tanam, kualitas media tanam, serta penyiraman awal agar tanaman dapat tumbuh secara optimal.
Mahasiswa bersama peserta kegiatan bekerja sama dalam setiap tahapan penanaman. Suasana penuh kekompakan dan antusiasme terlihat sepanjang kegiatan, mulai dari persiapan lahan hingga penanaman bibit.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI 2026 Latih Warga Sungai Batang Olah Limbah Kulit Pinang Jadi Pupuk Organik
Revitalisasi Kebun HATI tidak hanya bertujuan menghijaukan kembali kawasan tersebut, tetapi juga menjadi contoh nyata pemanfaatan lahan pekarangan yang produktif. Hasil panen nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, mengurangi pengeluaran keluarga, serta meningkatkan kesadaran pentingnya bercocok tanam di lingkungan sekitar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Kelurahan Pesisir, Abdullah, bersama anggota PKK Lana Jaya dan Henny Siti yang ikut berpartisipasi langsung dalam proses revitalisasi. Kehadiran pemerintah kelurahan, PKK, pemuda, dan masyarakat menjadi bukti kuatnya sinergi dalam membangun lingkungan yang bersih, hijau, serta memberikan manfaat bagi warga.
Lurah Kelurahan Pesisir, Abdullah, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN FISIP Universitas Riau yang telah membantu menghidupkan kembali Kebun HATI PKK.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Les Gratis untuk Siswa SD di Desa Pangkalan Makmur, Tingkatkan Semangat Belajar Anak
"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa FISIP Universitas Riau yang telah berkontribusi dalam revitalisasi Kebun HATI PKK. Kami berharap kebun ini dapat terus dirawat bersama sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi contoh pemanfaatan lahan pekarangan yang produktif," ujar Abdullah.
Ia menambahkan bahwa keberadaan Kebun HATI tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga.
Sementara itu, Ketua Kelompok FBN Pesisir menyampaikan bahwa revitalisasi Kebun HATI merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui program yang berorientasi pada pelestarian lingkungan dan penguatan ketahanan pangan keluarga.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Sosialisasi Pencegahan Bullying di SDN 010 Pulau Deras, Wujudkan Sekolah Aman dan Ramah Anak
"Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada proses penanaman saja. Ke depan, tanaman yang telah ditanam diharapkan dapat dirawat bersama sehingga memberikan hasil yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Kebun HATI, kami ingin menumbuhkan semangat masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga dan menciptakan lingkungan yang lebih hijau," katanya.