Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMRI Sosialisasi Anti-korupsi di Panti Asuhan Anak Al-Hasanah Pekanbaru

datariau.com
1.940 view
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMRI Sosialisasi Anti-korupsi di Panti Asuhan Anak Al-Hasanah Pekanbaru
Foto: Ist.
Kelompok 5 Kelas 3A6 Pancasila dengan Dosen Pengampu Fahmi Salsabila SS MSi  Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Riau menyelenggarakan sosialisasi gerakan anti korupsi di Panti Asuhan Anak Al-Hasanah Pekanbaru.&l

PEKANBARU, datariau.com - Kelompok 5 Kelas 3A6 Pancasila Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Riau selenggarakan Sosialisasi Gerakan Anti Korupsi.

Kelompok 5 Kelas 3A6 Pancasila dengan Dosen Pengampu Fahmi Salsabila SS MSi Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Riau menyelenggarakan sosialisasi gerakan anti korupsi di Panti Asuhan Anak Al-Hasanah Pekanbaru beberapa waktu yang lalu.

Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai moral dan etika dengan menanamkan nilai-nilai luhur seperti kejujuran, tanggung jawab, dan anti-korupsi sejak dini kepada generasi muda serta mendorong partisipasi aktif generasi muda untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari korupsi melalui tindakan nyata sehari-hari sebagai bagian dari upaya membangun masa depan bebas korupsi.

Acara yang berlangsung dengan penuh antusias ini diikuti oleh anak panti asuhan Al-Hasanah kelas X, XI, dan XII tingkat SMA/SMK Pekanbaru.

Pameteri Utama Agnes Monica Sinambela membawakan materi yang informatif dan menggugah semangat. Dokumentasi, Rina Nurul Hidayah dan R Rana Elfira mengambil gambar dan vidio selama acara, sementara Afifah Karina bertindak sebagai moderator untuk memandu diskusi sekaligus perwakilan kelompok memberikan kata sambutan.

Mengusung tema besar “Masa Depan Gemilang Dimulai dari Kejujuran Hari Ini!” kegiatan ini memberikan pemahaman tentang berbagai bentuk korupsi, dampaknya, dan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini.

Sosialisasi ini juga dilengkapi dengan kuis antikorupsi yang interaktif, peserta berkesempatan memenangkan hadiah menarik.

Dalam sambutannya, perwakilan anggota kelompok lima Afifah Karina menyatakan bahwa acara ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam membangun kesadaran antikorupsi di kalangan pelajar.

“Adik-adik sekalian, kalian adalah calon pemimpin bangsa di masa depan. Oleh karena itu, melalui kegiatan sosialisasi ini, kami ingin mengajak para adik-adik panti untuk dapat menumbuhkan kesadaran dalam diri sendiri sebagai generasi muda, untuk selalu bertindak jujur dan penuh integritas dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

"Meskipun kita masih muda, langkah kecil yang kita ambil hari ini, seperti menanggulangi kebiasaan buruk seperti monyentek, bisa menjadi langkah besar dalam mewujudkan indonesia yang lebih baik di masa depan,” lanjutnya.

Sesi pertama dibawakan oleh moderator sekaligus kata sambutan pembukaan acara yang menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan sosialisasi gerakan anti korupsi dan pengabdian masyarakat di panti asuhan al-hasanah.

Karin menyampaikan banyak terimakasih kepada pihak Panti Asuhan Al-Hasanah yang telah menerima untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi ini.

Sesi kedua dilanjutkan oleh Agnes Monica Sinambela, menjelaskan definisi korupsi, berbagai bentuknya, dampaknya, dan cara memberantas terjadinya korupsi serta nilai-nilai anti korupsi.

Agnes menekankan bahwa salah satu penyebab korupsi itu sebenarnya berawal dari sikap yang tidak jujur, yang kadang dianggap hal kecil.

"Misalnya saja kita bisa lihat anak-anak yang mulai mencontek saat ujian atau mengambil uang kembalian lebih tanpa bilang. Hal-hal seperti ini kalau kita biarkan terus bisa menjadi hal buruk nantinya sampai dewasa,” ujarnya.

Peserta diajak berdiskusi aktif tentang pentingnya integritas, tidak hanya di panti atau di sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, melalui sosialisasi ini, semangat antikorupsi dapat ditanamkan sejak dini.

Di akhir kegiatan, moderator Afifah Karina menutup dengan pesan optimistis. “Generasi muda antikorupsi, masa depan bangsa ada di tangan kita semua! Teruslah menjadi agen perubahan, karena dengan semangat yang kita bangun hari ini, kita dapat menciptakan masa depan yang cerah dan penuh harapan untuk bangsa dan masyarakat kita,” katanya, menggambarkan harapan besar terhadap peran pelajar dalam membangun bangsa yang bebas korupsi. (rls/end)

Tag:Umri
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)